Direktur KSIA Aspasaf, Andre Omer Siregar (kanan) didamping Direktur Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata, Chandra Negara memimpin pertemuan daring ACD 2020. Foto: Dok. Kemenlu.
Direktur KSIA Aspasaf, Andre Omer Siregar (kanan) didamping Direktur Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata, Chandra Negara memimpin pertemuan daring ACD 2020. Foto: Dok. Kemenlu.

Indonesia Ajak Negara-negara Asia Pulihkan Sektor Pariwisata

Internasional percepatan pemulihan pariwisata Politik dan penanganan covid-19
Marcheilla Ariesta • 11 November 2020 20:38
Jakarta: Indonesia mengajak negara-negara di Asia untuk memulihkan sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi virus korona (covid-19). Kerja sama ini dilakukan dalam forum Asia Cooperation Dialogue (ACD) yang digelar Selasa, 10 November 2020 kemarin dengan mengangkat tema 'Mitigating Covid-19 Pandemic Impacts Towards Inclusive and Sustainable Tourism'.
 
"Komitmen kuat para pemangku kepentingan sektor pariwisata sangat dibutuhkan saat ini guna pemulihan sektor yang menaungi lebih dari 100 juta pekerja di dunia. Untuk itu Indonesia mendorong negara-negara di Asia untuk bekerjasama membangun kembali sektor pariwisata yang aman, sehat, kuat dan berkelanjutan melalui forum kerja sama Asia Cooperation Dialogue," kata Dikretur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Abdul Kadir Jailani dalam sambutannya.
 
Pertemuan ini merupakan inisiatif Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kegiatan ACD ini bertujuan membangun semangat kerja sama dan solidaritas negara-negara dalam rangka pemulihan sektor pariwisata dan dampak pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pariwisata merupakan salah satu area kerja sama prioritas dalam forum ACD. Sektor ini berkontribusi besar bagi USD30 triliun perekonomian negara-negara ACD pada 2019. Namun, sektor pariwisata dunia secara umum menjadi sektor yang paling terkena dampak pandemi, termasuk di negara-negara ACD.
 
Dalam ACD Tourism Dialogue, yang dihadiri 25 negara ACD mewakili pentahelix sektor pariwisata di negara-negara ACD saling berbagi tentang kebijakan, inovasi dan terobosan dalam pengelolaan dan pemulihan pariwisata di era pandemi. Pejabat pemerintah senior dari Iran, Kamboja, Turki, Indonesia, Nepal, Laos, dan Bhutan menjadi pembicara dalam forum ini.
 
Selain itu, Direktur Regional Asia dan Pasifik World Tourism Organization (UNWTO), Harry Hwang dan ahli dari Asian Development Bank, Mattias Heible memberikan masukan dan rekomendasi langkah-langkah pemulihan sektor pariwisata.
 
Sejumlah kebijakan telah diambil oleh negara-negara ACD termasuk mulai merelaksasi pembatasan perjalanan lintas batas dan memberikan berbagai insentif bagi sektor pariwisata.
 
Dalam forum ini Indonesia menggarisbawahi perbedaan kapasitas dan sumber daya tiap negara dalam menanggulangi pandemi, termasuk dalam upaya merevitalisasi sektor pariwisata. Kondisi inilah yang melatarbelakangi inisiatif Indonesia dalam mendorong peningkatan kerja sama pariwisata di ACD.
 
Sementara itu, Direktur Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, K. Chandra Negara menambahkan berbagai langkah telah dilakukan dalam memitigasi pandemi.
 
"Antara lain dengan merealokasi anggaran untuk program padat karya seperti Bersih, Indah, Sehat Aman (BISA) di berbagai destinasi wisata nasional, melaksanakan program perlindungan sosial bagi pekerja yang bekerja di sektor pariwisata, dan memberikan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," serunya.
 
Pengaturan travel bubble antar negara, penguatan infrastuktur DTW, penerapan standar protokol kesehatan global, penguatan praktik-praktik berkelanjutan, dukungan pemerintah baik fiskal maupun non-fiskal bagi industri pariwisata, merupakan sejumlah rekomendasi yang disampaikan dalam dari pertemuan ini.
 
Forum sepakat untuk mendalami peluang kerja sama nyata diantaranya dalam mempertajam inovasi dan digitalisasi, penguatan protokol kesehatan, tata kelola dan SDM, serta optimalisasi pasar domestik di sektor pariwisata.
 
Negara-negara anggota mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif Indonesia dalam penyelenggaraan ACD Tourism Dialog ini. Sekretaris Jenderal ACD, Dr. Pornchai Danvivathana, berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pembahasan di forum ini dengan mengangkatnya pada pertemuan tingkat menteri pada Januari 2021 yang akan diselenggarakan oleh Turki selaku Ketua ACD saat ini.
 
Sebagai salah satu implementasi dari hal tersebut diatas, Candra mengundang negara anggota ACD untuk menghadiri World Conference on Creative Economy yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan United Nations International Year of Creative Economy for Sustainable Development 2021 di Bali.

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif