Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri Tiongkok untuk Afghanistan, Yue Xiaoyong. Foto: FPCI
Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri Tiongkok untuk Afghanistan, Yue Xiaoyong. Foto: FPCI

GTH2021

Komunitas Internasional Perlu Beri Peluang untuk Afghanistan Bangkit Mandiri

Internasional Taliban afghanistan Tiongkok Global Town Hall Pemerintahan Baru Taliban Global Town Hall 2021
Marcheilla Ariesta • 20 November 2021 17:57
Jakarta: Masalah Afghanistan adalah mengenai kemanusiaan. Utusan Khusus Kementerian Luar Negeri Tiongkok untuk Afghanistan, Yue Xiaoyong mengatakan, komunitas internasional harus memiliki konsensus mengenai masalah Afghanistan.
 
"Kami mendorong komunitas internasional setuju dengan yang kami anjurkan. Ini bukan mengenai negara dengan kekuatan terbesar, tapi tentang kemanusiaan. Kepedulian terhadap saudara kita di Afghanistan," kata Yue dalam diskusi 'The Future of Afghanistan and Its Impact on Regional Security' di Global Town Hall 2021, Sabtu, 20 November 2021.
 
Yue mengatakan, nasib Afghanistan berada di tangan rakyatnya sendiri. Namun, dunia luar memiliki peran penting untuk membangun masa depan bagi komunitas di negara tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, satu-satunya cara tepat adalah menghormati pilihan jalan pembangunan negara tersebut. "Dan menghormati peradaban yang berbeda melalui inklusivitas, saling belajar pada intervensi pijakan yang sama ke dalam urusan dalam negeri negara itu," katanya.
 
Ia menambahkan, memaksakan cara militer hanya dapat menyebabkan ketidakstabilan konflik.
 
Yue menuturkan, untuk mencegah Afghanistan dari krisis kemanusiaan, salah satu caranya adalah dengan mewujudkan rekonstruksi. Pandangan adil dan seimbang, kata Yue, diperlukan untuk menghadapi tantangan dan memberi peluang pada Afghanistan.
 
Dia mengatakan, saat ini Afghanistan menghadapi pemerintahan sementara yang baru dibentuk Taliban. Mereka melakukan upaya untuk membangun struktur politik dalam menjalankan negara, memulihkan kehidupan, dan membuka lapangan pekerjaan.
 
Pemerintah Afghanistan di bawah Taliban juga berusaha membuka hubungan eksternal dengan negara lain. Ia mengatakan telah melihat sendiri bahwa kelompok itu berusaha membangun kembali Afghanistan secara mandiri.
 
"Rakyat Afghanistan membutuhkan bantuan internasional yang konstruktif, mereka juga butuh bimbingan dan dukungan untuk memenuhi impiannya," terang Yue.
 
"Saya ingin menekankan, bahwa Tiongkok selama ini berada sebagai negara tetangga yang bersahabat dengan Afghanistan. Kami selalu menghormati kedaulatannya, kemerdekaan, dan integritas teritorial mereka," ungkapnya.
 
GTH 2021 merupakan kegiatan tahunan akar rumput yang diselenggarakan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI). Tahun ini, GTH 2021 mengangkat tema 'Managing Competition, Conflict, and Cooperation in a Pandemic World'.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif