Perdana Menteri terpilih Australia, Anthony Albanese (Foto: twitter/@AlboMP)
Perdana Menteri terpilih Australia, Anthony Albanese (Foto: twitter/@AlboMP)

Hapus Kebekuan Diplomatik, Tiongkok Ucapkan Selamat Pada PM Baru Australia

Marcheilla Ariesta • 24 Mei 2022 13:15
Beijing: Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri terpilih Australia, Anthony Albanese. Ucapan selamat ini mengakhiri 'kebekua diplomatik' yang berlangsung selama setahun oleh kedua negara.
 
Tiongkok sebelumnya memutuskan saluran diplomatik dan perdagangan dengan Australia menyusul kisruh mengenai berbagai masalah termasuk hak asasi manusia, spionase dan asal-usul covid-19.
 
"Pihak Tiongkok siap bekerja dengan pihak Australia untuk meninjau masa lalu, melihat ke masa depan, mempromosikan pertumbuhan yang baik dan stabil dari kemitraan strategis komprehensif kami," kata Li, dikutip dari Xinhua, Selasa, 24 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketegangan kedua negara meningkat dalam dua tahun terakhir setelah Canberra menyerukan penyelidikan independen tentang asal usul pandemi covid-19. Negeri Kanguru juga melarang raksasa telekomunikasi Huawei membangun jaringan 5G Australia.
 
Padahal, Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Australia. Karena hal ini, mereka mengenakan tarif untuk lebih dari selusin industri utama Australia, termasuk anggur dan batu bara.
 
Pesan Li datang saat Albanese menuju ke Tokyo, di mana ia bertemu dengan para pemimpin Jepang, India dan Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam kelompok Quad. Pembentukan kelompok ini dinilai sebagai upaya melawan Tiongkok.
 
Dalam pidato kebijakan luar negeri pertamanya kemarin, Albanese mengatakan hubungan dengan Beijing akan tetap sulit dilakukan.
 
"Tiongkok yang berubah, bukan Australia. Dan Australia harus selalu membela nilai-nilai kita," kata pemimpin Partai Buruh kiri-tengah itu.
 
Baca: PM Baru Australia Nilai Hubungan dengan Tiongkok Sulit Diperbaiki
 
Australia menyatakan keprihatinan tentang pengaruh Beijing yang berkembang di kawasan Pasifik termasuk pakta keamanan baru-baru ini antara Tiongkok dan Kepulauan Solomon.
 
Draf perjanjian yang bocor yang belum dipublikasikan mencakup bagian yang akan memungkinkan pengerahan angkatan laut Tiongkok ke Kepulauan Solomon - kurang dari 2.000 kilometer dari Australia.
 
(WAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif