Jet tempur milik Korea Selatan (Korsel). Foto: AFP
Jet tempur milik Korea Selatan (Korsel). Foto: AFP

Memanas! Deteksi 180 Pesawat Tempur Korut, Korsel Kirim Jet Siluman

Fajar Nugraha • 04 November 2022 15:33
Seoul: Militer Korea Selatan (Korsel) mengerahkan jet siluman pada Jumat 4 November 2022 setelah mendeteksi mobilisasi 180 pesawat tempur Korea Utara (Korut). Seoul melakukan latihan udara bersama skala besar dengan Amerika Serikat (AS) yang telah membuat marah Pyongyang.
 
Korea Utara telah meluncurkan serangkaian peluncuran rudal yang memecahkan rekor minggu ini, termasuk uji coba rudal balistik antarbenua yang gagal pada Kamis 3 November 2022.
 
Seoul dan Washington memperpanjang latihan udara bersama terbesar mereka hingga Sabtu sebagai tanggapan atas serangan proyektil Korea Utara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Militer kami mendeteksi sekitar 180 pesawat tempur Korea Utara yang dimobilisasi di wilayah udara Pyongyang,” ujar Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Kim Seung-kum, seperti dikutip AFP.
 
“Kami langsung kerahkan 80 jet tempur termasuk F-35A. Sementara jet yang terlibat dalam latihan bersama juga mempertahankan kesiapan,” imbuhnya.
 
Tak lama setelah Korea Selatan mengumumkan keputusan untuk memperpanjang latihan bersama pada Kamis, Pyongyang meluncurkan tiga rudal balistik jarak pendek lagi, menyebut langkah itu "pilihan yang sangat berbahaya dan salah".
 
“Beberapa jam kemudian, Korea Utara menembakkan 80 peluru artileri yang mendarat di zona penyangga maritim,” ucap militer Seoul.
 
Rentetan itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap perjanjian 2018 yang menetapkan zona penyangga dalam upaya untuk mengurangi ketegangan antara kedua belah pihak.
 
Tembakan artileri terjadi setelah Pyongyang menembakkan sekitar 30 rudal pada Rabu dan Kamis, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) dan satu yang mendarat di dekat perairan teritorial Korea Selatan untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Korea pada tahun 1953.
 
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menggambarkan peluncuran ICBM Pyongyang sebagai "ilegal dan tidak stabil", dan Seoul dan Washington berjanji untuk mengejar langkah-langkah baru untuk menunjukkan "tekad dan kemampuan" mereka melawan ancaman Korea Utara yang semakin meningkat.
 
Para ahli dan pejabat mengatakan Pyongyang meningkatkan tesnya sebagai protes atas latihan AS-Korea Selatan. Washington dan Seoul telah berulang kali memperingatkan bahwa peluncuran Pyongyang baru-baru ini bisa menjadi awal dari uji coba nuklir, yang akan menjadi yang ketujuh.
 
Pyongyang menyebut latihan udara bersama, yang dijuluki Vigilant Storm, "latihan militer yang agresif dan provokatif yang menargetkan" Korea Utara, dan mengancam bahwa Washington dan Seoul akan "membayar harga paling mengerikan dalam sejarah" jika terus berlanjut.

Lawan kemanusiaan

Peluncuran terbaru Korea Utara datang saat Korea Selatan berada dalam masa berkabung nasional setelah lebih dari 150 orang -,kebanyakan wanita muda berusia 20-an,- tewas dalam kerumunan massa di Seoul pada Sabtu 29 Oktober 2022.
 
“Provokasi Pyongyang, terutama selama masa berkabung nasional kita, bertentangan dengan kemanusiaan dan kemanusiaan,” ujar Wakil Juru Bicara di Kementerian Unifikasi Seoul, Lee Hyo-jung.
 
"Pemerintah sangat mengutuk Korea Utara karena terus mengancam dan memprovokasi, mengutip latihan tahunan dan pertahanan kami, meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea," katanya, menyalahkan ketegangan saat ini pada "pengembangan nuklir dan rudal sembrono" Pyongyang.
 
Selain memperpanjang Vigilant Storm hingga Sabtu, militer Seoul mengumumkan bahwa latihan tahunan Taegeuk -,yang berfokus pada "meningkatkan kinerja transisi masa perang" dan manajemen krisis,- akan diadakan minggu depan.
 
“Latihan simulasi komputer akan dilakukan untuk memperkuat kemampuan untuk melaksanakan kemampuan misi praktis dalam persiapan untuk berbagai ancaman seperti senjata nuklir Korea Utara, rudal, dan provokasi baru-baru ini,” pungkas Hyo-jung.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif