Polisi bersiaga di lokasi penusukan di sebuah supermarket di Auckland, Selandia Baru, 4 September 2021. (Diego OPATOWSKI / AFP)
Polisi bersiaga di lokasi penusukan di sebuah supermarket di Auckland, Selandia Baru, 4 September 2021. (Diego OPATOWSKI / AFP)

Pelaku Penusukan Selandia Baru Dibebaskan dari Penjara Juli Lalu

Marcheilla Ariesta • 04 September 2021 14:03
Wellington: Seorang pendukung kelompok Islamic State (ISIS) yang ditembak mati polisi Selandia Baru rupanya baru dibebaskan dari penjara dengan jaminan pada Juli lalu. Ia ditangkap pada 2018 karena membeli sebilah pisau.
 
Polisi menemukan lebih banyak 'materi tidak pantas yang menjurus ekstremisme' di rumahnya. Pelaku sempat dijatuhi dakwaan tambahan dan dijebloskan ke penjara, hingga akhirnya dibebaskan pada Juli lalu.
 
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menambahkan, pelaku mendapat hukuman 12 bulan dengan 'pengawasan khusus' karena dinilai memiliki pandangan menjurus ke ekstremisme.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak Juli, polisi hanya bisa mengikuti gerak gerik pelaku. Dalam aturan di Selandia Baru, polisi tidak bisa begitu saja menangkap seseorang yang berpandangan ekstrem jika yang bersangkutan hanya berencana dan tidak melakukan aksi apapun.
 
"Selama berada dalam tahanan, pelaku pernah menyerang petugas," ucap PM Ardern dilansir dari CNN, Sabtu, 4 September 2021.
 
"Polisi terus mengawasi pria itu sejak pembebasannya, bahkan 30 petugas polisi dikerahkan di satu waktu," imbuh dia.
 
PM Ardern menambahkan, pelaku telah menerima informasi mengenai potensi ancaman dari pria tersebut pada Juli dan Agustus lalu.
 
Jumat kemarin, pria asal Sri Lanka itu menikam tujuh orang di sebuah supermarket. PM Ardern mengungkapkan lima orang masih dirawat di rumah sakit, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.
 
Baca: Penusukan Terinspirasi ISIS di Selandia Baru, 6 Orang Terluka
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif