Pemandangan Lunang dinilai mirip dengan Swiss bahkan ada yang menyebutnya sebagai Swiss oriental kecil. Meskipun begitu, Swiss tidak memiliki apa yang Lunang miliki.
“Kita memiliki akumulasi ribuan tahun sejarah dan budaya Tibet yang tidak dimiliki Swiss,” jelas Wakil Direktur Eksekutif Komisi Administrasi Kota Wisata Lunang Hu Xiongying dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Minggu, 1 Agustus 2021.
Pembangunan proyek wisata ini pun harus mengikuti beberapa pedoman. Gaya desain yang digunakan harus modern dan modis serta tetap melestarikan gaya tradisional.
“Kami melestarikan gaya tradisional Tibet. Kami fokus pada perlindungan ekologi,” katanya.
Pemerintah Tiongkok menghabiskan 3 miliar Yuan atau USD435 juta untuk membangun Lunang. Kota wisata Internasional Lunang ini berada di ketinggian 3.300 meter atau 9.843 kaki.
Lunang diklaim sebagai proyek untuk mengentas kemiskinan nasional dan pembangunan infrastruktur nasional. Kemudian juga untuk menarik investasi swasta di sentra pariwisata serta menciptakan lapangan kerja di bagian terpencil negara tersebut.
Tahun lalu Lunang berhasil menarik sekitar 500 pengunjung meskipun ditengah pandemi Covid-19 yang sedang merebak. Angka tersebut memang hanya separuh dari pencapaian tahun sebelumnya dan kurang dari kapasitas yang dirancang untuk 1,5 juta pengunjung. (Widya Finola Ifani Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News