Dubes Tantowi Yahya bermain gitar di tengah para WNI di Bay of Plenty, Selandia Baru, 23 Februari 2019. Foto: KBRI Wellington
Dubes Tantowi Yahya bermain gitar di tengah para WNI di Bay of Plenty, Selandia Baru, 23 Februari 2019. Foto: KBRI Wellington

WNI di Selandia Baru Tetap Aman Walaupun Lockdown

Internasional Virus Korona wni selandia baru virus corona Berita Virus Corona Hari Ini
Marcheilla Ariesta • 30 Maret 2020 13:07
Wellington: Pekan lalu Selandia Baru menutup diri untuk menahan penyebaran virus korona covid-19. Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan, kondisi para warga negara Indonesia (WNI) di sana pascalockdown terbilang baik.
 
Baca: Kasus Covid-19 di Selandia Baru Melonjak JelangLockdown.
 
"Alhamdulillah semua WNI di Selandia Baru baik-baik saja," tuturnya dalam pesan singkat kepada Medcom.id, Senin 30 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menambahkan sejauh ini tidak ada WNI yang mengeluhkan lockdown. Pasalnya, imbuh Tantowi, sebelum lockdown dilaksanakan, pemerintah sudah memberlakukan tiga kali peringatan selama hampir dua pekan.
 
Meski demikian, dia tetap menugaskan tiga staf KBRI Wellington untuk masuk dan kerja secara piket. Langkah tersebut dilakukan untuk memberi bantuan kepada WNI yang membutuhkan.
 
"Juga wisatawan kita yang stranded (tertahan) atau mendapat kesusahan lain. Alhamdulillah semuanya termonitor, dan KBRI tetap hadir sebagai perwakilan Pemerintah RI selama lockdown," serunya.
 
Baca: PM Selandia Baru Ardern Tetapkan Status Darurat Virus Korona.
 
Walaupun lockdown, masyarakat Selandia Baru, termasuk WNI masih diperbolehkan ke supermarket. Tantowi menambahkan, masyarakat tenang karena pemerintah menjamin stok tetap terjaga selama penutupan.
 
Meski demikian, semua rumah makan, kafe, dan tempat hiburan ditutup.
 
Pada Kamis lalu, Selandia Baru memulai lockdown nasional untuk mencegah meluasnya penyebaran virus covid-19. Sehari sebelumnya, tepatnya pada 25 Maret lalu, Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan keadaan darurat nasional di negara tersebut.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif