Partai Perdana Menteri Australia Scott Morrison hadapi perlawanan dari oposisi. Foto: AFP
Partai Perdana Menteri Australia Scott Morrison hadapi perlawanan dari oposisi. Foto: AFP

Kampanye Pemilu Australia Dimulai, Petahana Terancam Oposisi

Marcheilla Ariesta • 11 April 2022 14:02
Canberra: Perdana Menteri Australia Scott Morrison memperpanjang keunggulannya sebagai pemimpin pilihan negara itu. Namun, jajak pendapat menunjukkan pemerintahannya masih bisa kalah dalam pemilihan federal yang akan diadakan bulan depan.
 
Sebuah Newspoll yang dilakukan untuk surat kabar The Australian menunjukkan Morrison memperoleh poin menjadi 44 persen. Sementara pemimpin oposisi Anthony Albanese turun tiga poin menjadi 39 persen.
 
Australia akan mengadakan pemilihan umum pada 21 Mei, Morrison mengumumkannya pada Minggu kemarin. Dilansir dari Channel News Asia, Senin, 11 April 2022, kampanye diperkirakan akan memperjuangkan tekanan biaya hidup, perubahan iklim dan pertanyaan tentang kepercayaan dan kompetensi partai-partai besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan ketika peringkat pribadi Morrison tetap stabil, koalisi Partai Nasional Liberalnya yang konservatif bisa kehilangan 10 kursi dan pemilihan dari Partai Buruh kiri-tengah Alba.
 
Survei terpisah yang dilakukan untuk surat kabar Sydney Morning Herald, memperkirakan koalisi yang berkuasa bisa kehilangan setidaknya 14 kursi. Kehilangan ini termasuk yang dianggap aman di negara bagian Queensland dan Australia Barat yang kaya sumber daya.
 
Buruh dapat kembali berkuasa untuk pertama kalinya sejak 2013 jika memenangkan beberapa pemilih utama dengan Morrison memulai kampanye pemilihannya dari kursi marginal Gilmore saat ia bersiap untuk menghabiskan enam minggu di jalan sebelum pemungutan suara.
 
"Pemilihan ini adalah tentang sebuah pilihan," kata Morrison.
 
Ia menggambarkan kepemimpinan Albanese belum teruji dan tidak diketahui. Sementara dirinya sudah 'lebih berpengalaman'.
 
"Ini adalah pilihan antara manajemen ekonomi yang kuat dan manajemen keuangan yang kuat yang kontras dengan oposisi Partai Buruh yang orang Australia tahu tidak dapat dipercaya untuk mengelola uang," serunya.
 
Sementara itu, Albanese menolak serangan Morrison atas pengalamannya sebagai pemimpin. Ia menegaskan siap memerintah.
 
"Kami melihat pemerintah peduli akan biaya hidup hanya sampai pemilihan saja," serang Albanese.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif