Warga berdoa di Kuil Yasukuni, di Tokyo, Jepang. Foto: AFP
Warga berdoa di Kuil Yasukuni, di Tokyo, Jepang. Foto: AFP

Jepang Kena Amuk Korsel Karena Kirim Persembahan ke Kuil Simbol Agresi

Internasional jepang korea selatan Fumio Kishida Kuil Yasukuni
Marcheilla Ariesta • 21 April 2022 12:48
Seoul: Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida mengirim persembahan ritual ke Kuil Yasukuni di Tokyo untuk korban perang. Hal ini membuat Korea Selatan (Korsel) kecewa.
 
Kuil itu dianggap oleh Tiongkok dan Korsel sebagai simbol agresi militer Jepang di masa lalu. Pasalnya, di dalamnya terdapat 14 pemimpin perang Jepang yang dihukum sebagai penjahat perang oleh pengadilan Sekutu.
 
Kishida juga pernah mengirimkan persembahan pada Oktober lalu saat festival di kuil. Ia mengikuti contoh para pemimpin Jepang sebelumnya dengan menahan diri untuk tidak mengunjungi secara langsung festival musim semi dan musim gugur dengan tujuan menghindari kemarahan Tiongkok dan Korsel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dan kepala kebijakan Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa saat ini Sanae Takaichi memang pernah berkunjung. Hal tersebut memicu protes dari Seoul.
 
"Pemerintah menyatakan kekecewaan dan penyesalan yang mendalam atas fakta bahwa para pemimpin Jepang yang bertanggung jawab sekali lagi mengirimkan persembahan dan penghormatan di Kuil Yasukuni yang mengagungkan sejarah perang agresi Jepang dan mengabadikan penjahat perang," kata Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 21 April 2022.
 
"Pemerintah kami sangat mendesak tokoh-tokoh yang bertanggung jawab Jepang untuk melihat langsung ke dalam sejarah mereka, dan menunjukkan melalui tindakan refleksi rendah hati mereka dan penyesalan yang tulus dari sejarah masa lalunya," sambung mereka.
 
Kishida menyatakan harapan untuk meningkatkan hubungan dengan Korea Selatan di bawah Presiden terpilih Yoon Suk-yeol, yang mulai menjabat pada 10 Mei.
 
Tidak ada perdana menteri Jepang yang mengunjungi Yasukuni saat menjabat sejak Abe pada 2013, memicu kemarahan di Korea Selatan dan Tiongkok. Kunjungan tersebut juga mendorong sekutu utama Tokyo, Amerika Serikat (AS) menyatakan kekecewaannya.
 
Abe mengatakan kepada wartawan bahwa mengunjungi kuil memiliki resonansi khusus tahun ini, mengingat invasi Rusia ke Ukraina.
 
"Di Ukraina, banyak orang pemberani saat ini berjuang dan mempertaruhkan hidup mereka untuk melindungi negara mereka," katanya.
 
Ia menambahkan ingin memberi penghormatan kepada mereka yang telah memberikan hidup mereka untuk Jepang.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif