Pasien covid-19 di India terus bertambah setiap harinya. Foto: AFP.
Pasien covid-19 di India terus bertambah setiap harinya. Foto: AFP.

Orang Kaya India Dikritik Karena Kurang Bantu Atasi Covid-19

Internasional India covid-19 pandemi covid-19
Marcheilla Ariesta • 10 Mei 2021 21:39
New Delhi: India kini menjadi salah satu negara dengan kasus virus korona (covid-19) terbanyak di dunia dan masih terus berjuang melawan pandemi. Mereka juga memiliki jumlah miliarder tertinggi ketiga di dunia.
 
Namun, di tengah pandemi seperti ini, para orang kaya India dikritik karena tidak berkontribusi membantu negaranya yang kesusahan akibat covid-19.
 
Di gelombang kedua ini, negara itu tengah mengalami krisis oksigen yang sangat parah. Perdana Menteri Narendra Modi bahkan sampai meminta bantuan internasional untuk mengirimkan pasokan oksigen mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya sebagian kecil dari mereka yang super kaya ikut membantu meringankan beban negara, seperti Reliance Industries Limited (RIL) yang dimiliki pengusaha terkaya India, Mukesh Ambani.
 
Dilansir dari Straits Times, Senin, 10 Mei 2021, RIL menyumbangkan 5 miliar rupee (setara Rp963 miliar) kepada PM Cares Fund pada Maret tahun lalu. Kini, mereka berfokus untuk membantu pengaturan fasilitas perawatan covid-19 dan meningkatkan ketersediaan oksigen.
 
RIL mengklaim menyumbangkan lebih dari 11 persen dari total produksi oksigen cair negara itu. Mereka mengatakan oksigen disediakan gratis untuk beberapa negara bagian.
 
Baca juga: Studi: Kematian Covid-19 di India Sentuh 1 Juta Agustus Ini
 
Tetapi beberapa berharap lebih dari miliarder India, seperti yang dilakukan Azim Premji, pendiri Wipro. Premji disebut paling dermawan karena memberikan bantuan kemanusiaan dan intervensi kesehatan sebesar USD132 juta (setara Rp1,8 triliun) untuk membatasi penyebaran covid-19.
 
Di tengah pandemi, orang-orang kaya India semakin makmur. Kekayaan mereka bertambah sampai 20 persen dari sebelumnya.
 
"Inisiatif filantropis perusahaan India untuk memerangi pandemi tahun ini jauh di bawah potensi mereka. Sebenarnya mereka bisa melakukan bisa lebih banyak," ucap Profesor Kavil Ramachandran, direktur eksekutif Thomas Schmidheiny Center for Family Enterprise di Indian School of Business.
 
Kritik juga ditujukan pada aktor Bollywood dan pemain kriket yang kaya raya, tapi tidak berbuat banyak dalam membantu negaranya menghadapi pandemi. Aktris India Anushka Sharma dan suaminya pemain kriket Virat Kohli - pasangan populer di negara itu - menyerukan sumbangan untuk penggalangan dana yang mereka luncurkan di Ketto.
 
"Saat negara kami berjuang melawan gelombang kedua Covid-19, dan sistem perawatan kesehatan kami menghadapi tantangan yang ekstrim, saya sangat sedih melihat masyarakat kami menderita," kata Sharma.
 
Namun, artis kaya lainnya seperti tidak melakukan apa-apa untuk membantu negara itu.
 
Kasus covid-19 di India terus meninggi. Data dari Worldometers hingga hari ini menyebutkan, total kasus covid-19 India sekarang adalah 22.662.575 atau yang terbanyak kedua di dunia di bawah Amerika Serikat. Angka kematian virus corona di India adalah 246.146, dengan pasien sembuh sebanyak 18.671.222.
 
(WAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif