Hujan terlebat selama 80 tahun terakhir di Korsel memicu banjir parah./AFP
Hujan terlebat selama 80 tahun terakhir di Korsel memicu banjir parah./AFP

Korsel Dilanda Banjir Parah, KBRI Seoul: WNI Harus Waspada

Marcheilla Ariesta • 10 Agustus 2022 07:32
Seoul: KBRI Seoul meminta warga negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan untuk tetap waspada akan banjir yang melanda negara itu. Hingga kemarin, tidak ada WNI menjadi korban banjir tersebut.
 
"Info dari Badan Penanggulangan Bencana Banjir dan Hujan Korsel sampai hari ini tidak ada korban WNI meninggal, luka-luka, atau hilang," kata Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto kepada Medcom.id, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
KBRI Seoul, kata Gandi, terus melakukan koordinasi dengan tim gerak cepat, beberapa organisasi masyarakat dan paguyuban. Dari hasil koordinasi tersebut juga tidak ada laporan WNI yang menjadi korban atau terdampak secara langsung dari bencana banjir dan longsor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Tak Ada Laporan WNI Jadi Korban Banjir di Korsel
 
"KBRI telah membuat imbauan bagi WNI di seluruh Korsel untuk tetap hati-hati, waspada dan tetap memantau kondisi cuaca dan imbauan atau pengumuman bencara dari otoritas setempat," lanjut Gandi.
 
Ia menambahkan, KBRI Seoul tetap mengaktifkan nomor hotline darurat KBRI di nomor +82 10-5394-2546 bagi WNI di seluruh Korsel yang berada dalam situasi darurat atau memerlukan bantuan.
 
Sementara itu, curah hujan yang terjadi pada Senin, 8 Agustus 2022 kemarin di Korsel adalah yang sangat tinggi sejak 80 tahun terakhir. Berbagai wilayah yang terdampak, antara lain di ibu kota Seoul, sebagian wilayah Incheon, Provinsi Gyeonggi dan Gangwon.
 
Korban meninggal dilaporkan berjumlah delapan orang, korban hilang enam, luka-luka sembilan, dan ratusan rumah serta apartemen terendam banjir. Diperkirakan hujan masih akan cukup deras sampai dengan akhir minggu ini.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif