Sekelompok petinggi kelompok Taliban. (AFP)
Sekelompok petinggi kelompok Taliban. (AFP)

Populer Internasional: Taliban Bebaskan Jurnalis Hingga AS Terganggu Kunjungan Assad

Willy Haryono • 20 Maret 2022 11:19
Kabul: Pemerintah Afghanistan di bawah kekuasaan kelompok Taliban membebaskan tiga jurnalis TOLONews. Pembebasan ini merupakan berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Minggu, 20 Maret 2022.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah kematian empat prajurit Amerika Serikat dalam latihan NATO di Norwegia dan terganggunya Pemerintah AS atas kunjungan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke Uni Emirat Arab (UEA).

Berikut selengkapnya:

Taliban Bebaskan Tiga Jurnalis Afghanistan
 
TOLO, sebuah kantor berita independen, adalah stasiun televisi terbesar di Afghanistan.
 
Tiga jurnalis TOLO bernama Khpalwak Sapai, Nafay Khaleeq dan Bahram Aman ditangkap Taliban pada Kamis malam. Sapai mengatakan dirinya dan Khaleeq dibebaskan tak lama setelahnya, namun Aman baru diperbolehkan pulang pada hari Jumat.
 
"Setelah hampir 24 jam, saya akhirnya dibebaskan dari penjara. Saya akan selalu menjadi suara rakyat," tulis Aman di Facebook.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apa yang disampaikan Taliban usai membebaskan ketiga jurnalis? Cek selengkapnya di sini.
 
4 Prajurit AS Dipastikan Tewas dalam Latihan NATO di Norwegia
 
Empat prajurit Amerika Serikat (AS) tewas dalam kecelakaan pesawat di dekat sebuah kota di Norwegia. Kecelakaan ini terjadi dalam latihan gabungan NATO yang tidak ada kaitannya dengan perang Rusia di Ukraina.
 
Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere mengonfirmasi bahwa empat tentara AS tewas dalam kecelakaan pesawat pada Jumat malam. Investigasi kecelakaan masih diselidiki, namun kepolisian Norwegia melaporkan kondisi cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian.
 
"Duka mendalam kami sampaikan kepada keluarga keempat prajurit dan para rekan-rekan mereka semua," ucap Stoere.
 
APa sebenarnya latihan gabungan yang dilakukan AS dan NATO di Norwegia? Cek selengkapnya di sini.
 
AS 'Terganggu' dengan Kunjungan Presiden Suriah ke Uni Emirat Arab
 
AS mengaku kecewa atas adanya upaya untuk memberikan "legitimasi" terhadap kepemimpinan Presiden Suriah Bassar al-Assad. Sikap ini disampaikan Washington usai Assad mengunjungi negara Arab, Uni Emirat Arab (UEA), untuk kali pertama sejak 2011.
 
"Kami sangat kecewa dan terganggu atas adanya upaya melegitimasi Bashar al-Assad," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price.
 
"Kami meminta negara-negara untuk mempertimbangkan pendekatan dengan rezim Assad, dan mempertimbangkan dengan hati-hati kekejaman yang telah dilakukan rezimnya terhadap Suriah dalam satu dekade terakhir," sambung dia.
 
Apa saja yang dilakukan Assad di UEA? cek selengkapnya di sini.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif