Krisis, Warga Sri Langka tuntut Presiden mundur. Foto: Dok/Metro TV
Krisis, Warga Sri Langka tuntut Presiden mundur. Foto: Dok/Metro TV

Warga Sri Lanka Rayakan Tahun Baru Tradisional di Tengah Krisis

Internasional Ekonomi Global Krisis Ekonomi
MetroTV • 15 April 2022 05:24
Kolombo: Warga Sri Lanka merayakan tahun baru tradisional dengan menyalakan perapian dan bermain petasan. Biksu Budha di sana juga melantunkan ayat-ayat agama.
 
Menariknya, mereka melakukan hal tersebut di hari keenam aksi protes untuk menggulingkan Presiden Gotabaya Rajapaksa di depan kantor Presiden di Kolombo, Sri Lanka.
 
“Para pengunjuk rasa menduduki pintu masuk dan sekitar kantor Rajapaksa, menuntut Presiden Gotabaya Rajapaksa bertanggung jawab atas situasi ekonomi,” kata Presenter Metro TV Vera Bahasuan dalam tayangan Headline News, Kamis, 14 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Warga Sri Lanka menduga Rajapaksa melakukan korupsi karena mereka mengalami krisis energi dan pangan. Sri Lanka tengah di ambang kebangkrutan, dengan cadangan devisa yang terus menipis serta memiliki utang USD25 miliar yang harus dibayar selama lima tahun ke depan.
 
Sementara itu, negara ini memiliki hutang sebanyak USD7 miliar yang jatuh tempo pada tahun ini. (Hana Nushratu)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif