Bantuan kemanusiaan asal Australia tiba di Tonga, 20 Januari 2022. (Emma Schwenke / Australian Defence Force/ AFP / Getty)
Bantuan kemanusiaan asal Australia tiba di Tonga, 20 Januari 2022. (Emma Schwenke / Australian Defence Force/ AFP / Getty)

Bandara Tonga Bersih dari Abu, Pengiriman Bantuan Semakin Banyak

Marcheilla Ariesta • 26 Januari 2022 16:29
Nuku'alofa: Bantuan kemanusiaan untuk Tonga meningkat setelah bandara di negara pulau itu dibersihkan dari abu vulkanik. Kini, lebih banyak pesawat pembawa bantuan dapat mendarat di sana.
 
Erupsi gunung berapi bawah laut di Tonga telah memicu gelombang tsunami yang menghancurkan sejumlah desa di negara tersebut pada 14 Januari. Negara-negara tetangga ingin menyalurkan bantuan, namun terkendala abu vulkanik.
 
Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) mengatakan, jumlah bantuan yang disalurkan ke Tonga kini sudah semakin banyak, terutama air minum yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tempat-tempat penampungan sementara juga sudah mulai banyak dibangun di Tonga usai abu vulkanik dibersihkan dari landasan pacu bandara.
 
"Bencana ini telah mengguncang masyarakat Tonga, dalam skala yang belum pernah kita lihat sebelumnya," kata Sione Taumoefolau, sekretaris jenderal Palang Merah Tonga, dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 26 Januari 2022.
 
"Tsunami telah memusnahkan rumah dan desa, tetapi kami sudah mulai membangun kembali," lanjut dia.
 
Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), mengatakan Amerika Serikat memberikan bantuan kemanusiaan tambahan sebesar USD2,5 juta (setara Rp35,8 miliar). AS juga mengirimkan kapal USS Sampson untuk membawa bantuan. Bantuan dari AS tiba pekan ini.
 
Sebuah kapal perang Australia tiba di Tonga lewat skema pengiriman bantuan dengan meminimalisasi kontak manusia. Skema ini bertujuan menekan risiko penyebaran Covid-19 di Tonga.
 
Radio Broadcom Broadcasting mengutip Menteri Kesehatan Tonga Saia Piukala mengatakan ada puluhan kasus positif di dalam kapal Australia HMAS Adelaide yang datang membawa bantuan. Tetapi semua personel itu tidak menunjukkan gejala Covid-19.
 
"Kapal akan berlabuh di Tonga, dan tidak akan ada kontak fisik," kata Piukala.
 
Baca:  23 Kru Kapal Australia Pembawa Bantuan untuk Tonga Positif Covid-19
 
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Palang Merah dan badan-badan bantuan lainnya, telah memperingatkan bahwa Covid-19 dapat menjadi bencana susulan di Tonga. Oleh karenanya, penting untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar Covid-19 tidak menyebar di sana.
 
Letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai memicu tsunami yang menghancurkan desa-desa dan resor dan memutus komunikasi di Tonga, negara berpenduduk sekitar 105.000 orang. Tiga orang dilaporkan tewas akibat bencana alam ini.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif