Peringatan 77 tahun jatuhnya bom atom berlangsung di Taman Memorial Perdamaian Hiroshima di Jepang, 6 Agustus 2022. (STR / JIJI PRESS / AFP)
Peringatan 77 tahun jatuhnya bom atom berlangsung di Taman Memorial Perdamaian Hiroshima di Jepang, 6 Agustus 2022. (STR / JIJI PRESS / AFP)

Hiroshima Peringati 77 Tahun Serangan Bom Atom Pertama di Dunia

Willy Haryono • 06 Agustus 2022 12:33
Hiroshima: Suara lonceng terdengar di Hiroshima di saat salah satu kota di Jepang tersebut memperingati 77 tahun serangan bom atom perdana di dunia pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Sejumlah pejabat tinggi, termasuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, memperingatkan potensi terjadinya perlombaan senjata terkait konflik Rusia-Ukraina.
 
Guterres bergabung bersama ribuan orang di Taman Memorial Perdamaian Hiroshima dalam memperingati jatuhnya bom atom di kota Hiroshima yang menewaskan 140.000 orang. Ini merupakan kali kedua kepala PBB ikut serta dalam seremoni tahunan tersebut.
 
"Senjata nuklir adalah omong kosong. Senjata nuklir tidak menjamin keamanan, hanya kematian dan kehancuran," kata Guterres, dilansir dari TRT World.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tiga perempat abad kemudian, kita harus bertanya kepada diri sendiri mengenai apa yang telah kita pelajari dari 'asap jamur' yang terlihat di atas kota ini di tahun 1945," sambungnya, merujuk pada ciri khas ledakan bom nuklir.
 
Wali Kota Hiroshima Kazumi Matsui, yang tahun ini tidak mengundang duta besar Rusia, melontarkan kecaman kritis terhadap aksi militer Moskow di Ukraina.
 
"Dalam menginvasi Rusia, pemimpin Rusia yang dipilih untuk melindungi nyawa masyarakat, justru menggunakan mereka sebagai instrumen perang. Pemimpin Rusia telah mencuri nyawa dan kehidupan warga sipil di negara lain," tutur Matsui.
 
"Kesalahan ini mengkhianati determinasi kemanusiaan dalam mencapai dunia damai yang terbebas dari senjata nuklir," sambungnya.
 
"Untuk menerima status quo dan meninggalkan idealisme perdamaian tanpa kekuatan militer merupakan ancaman bagi upaya bertahan hidup umat manusia," pungkas Matsui.
 
Pada tanggal 6 Agustus 1945, sebuah pesawat pengebom B-29 Enola Gay menjatuhkan bom bernama "Little Boy" yang menghancurkan kota Hiroshima yang diestimasi dihuni 350.000 warga sipil.
 
Sekitar 140.000 orang tewas, baik terkena langsung dampak bom atau jatuh sakit akibat terkena imbas radiasi nuklir.
 
Sabtu ini, Lonceng Perdamaian dibunyikan di Hiroshima. Ribuan orang di sana, termasuk Perdana Menteri Fumio Kishida yang berasal dari Hiroshima, mengheningkan cipta pada pukul 08.15, waktu jatuhnya bom atom 77 tahun lalu.
 
Baca:  Penyintas Bom Atom Hiroshima Meninggal Dunia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif