Jepang kembali berikan izin masuk untuk warga dari 106 negara. Foto: Kyodo
Jepang kembali berikan izin masuk untuk warga dari 106 negara. Foto: Kyodo

Jepang Cabut Larangan Masuk untuk 106 Negara, Termasuk Indonesia

Medcom • 07 April 2022 19:27
Tokyo: Jepang berencana melonggarkan pembatasan terkait covid-19 dengan mencabut larangan masuk untuk 106 negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis mulai Jumat, 8 April 2022.
 
Secara bertahap, Tokyo melepaskan kebijakan yang berkenaan dengan pandemi, namun ini bukan berarti pembukaan total bagi turis.
 
Kementerian Luar Negeri Jepang dalam pernyataannya pada Rabu, 6 April 2022, merilis bahwa warga dari 106 negara tersebut tidak akan ditolak untuk masuk Jepang mulai Jumat. Namun orang asing dengan tujuan wisata masih tidak diizinkan masuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jepang menutup perbatasannya terhadap sebagian besar masyarakat asing sejak awal pandemi tahun 2020, dan hanya baru-baru ini mengizinkan sedikit pelajar dan pelaku bisnis ke negaranya. Di sisi lain, banyak negara maju lainnya telah kembali dibuka untuk turis. 
 
“Perubahan kebijakan, bagaimanapun, tidak akan secara drastis mengubah kontrol perbatasan ketat Jepang yang disebabkan oleh pandemi, karena akan terus menangguhkan validitas visa yang dikeluarkan sebelum 2 Desember kecuali untuk diplomat, pasangan warga negara Jepang dan penduduk tetap,” sebut pihak Kemenlu Jepang, seperti dikutip Kyodo, Kamis 8 April 2022.
 
“Visa tidak akan dikeluarkan, pada prinsipnya, kecuali mereka yang ingin memasuki Jepang berada dalam keadaan luar biasa. Seperti kunjungan ke mereka yang sakit parah atau untuk pemakaman. Turis asing tetap dilarang memasuki Jepang,” imbuh pengumuman itu.
 
Dari 106 subjek perubahan, diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri pada Rabu, daftar itu termasuk negara-negara Asia seperti Kamboja, Indonesia, Malaysia, Mongolia, Filipina dan Thailand serta negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Italia dan Spanyol.
 
Negara-negara yang tidak lagi dikenai larangan masuk juga akan mencakup Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta negara-negara Amerika Latin dan Afrika seperti Brasil, Chili, Maroko, dan Tunisia.
 
Setelah rencana pencabutan ini, Jepang masih akan menutup perbatasannya bagi orang-orang dari 56 negara, sebagaimana disebutkan pernyataan lain pemerintah.
 
Pemerintah mengatakan akan menambah kuota harian pendatang dari luar negeri ke Jepang menjadi 10.000 bulan ini, dari sebelumnya 7.000. (Kaylina Ivani)

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif