Ambulans di India yang membawa korban covid-19. Foto: AFP
Ambulans di India yang membawa korban covid-19. Foto: AFP

Tak Terkendali, Kematian Akibat Covid-19 di India Bertambah 3.980 Sehari

Internasional India Virus Korona covid-19 pandemi covid-19
Marcheilla Ariesta • 06 Mei 2021 15:18
New Delhi: Angka kematian akibat virus korona (covid-19) di India terus bertambah setiap harinya. Dalam 24 jam terakhir, tercatat 3.980 orang meninggal akibat covid-19 menjadikan total kematian mencapai 230.168 kasus.
 
Tak hanya itu, angka infeksi baru covid-19 juga bertambah 412.262 kasus. Ini menjadikan total kasus infeksi di India sebanyak 21,1 juta.
 
Baca: India Peringatkan Warganya Bersiap Hadapi Gelombang Baru Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyak ahli menduga bahwa dengan tingkat pengujian yang rendah dan pencatatan penyebab kematian yang buruk. Krematorium juga kewalahan karena jenazah yang terus berdatangan.
 
Kenaikan ini menyusul beberapa hari penurunan jumlah kasus yang telah meningkatkan harapan pemerintah bahwa lonjakan virus mungkin telah mereda.
 
Setelah mencapai tertinggi 402.000 pada Jumat lalu, jumlah kasus harian menurun ke angka 357.000, sebelum naik lagi pada Selasa lalu.
 
Peningkatan tajam kasus sejak akhir Maret telah membebani rumah sakit di banyak tempat dengan kekurangan tempat tidur, obat-obatan dan oksigen yang hampir habis.
 
Penasihat ilmiah pemerintah India, K. Vijay Raghavan mengatakan, negara berpenduduk 1,3 miliar itu harus siap menghadapi lebih banyak masalah terkait dengan pandemi covid-19.
 
"Fase ketiga tidak dapat dihindari mengingat tingginya tingkat sirkulasi virus, Tapi tidak jelas skala waktu fase ketiga ini akan terjadi, tapi kita harus bersiap untuk gelombang terbaru," tutur Raghavan, dilansir dari AFP, Kamis, 6 Mei 2021.
 
Pemerintah India menghadapi kritik karena tidak siap menghadapi gelombang kedua yang menyebabkan pasokan oksigen di sana langka.
 
Pasien meninggal di jalan di luar rumah sakit karena kekurangan tempat tidur. Kiriman oksigen dan peralatan medis dari Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia, dan negara-negara lain telah berdatangan sepekan terakhir.
 
Namun, New Delhi masih butuh lebih banyak oksigen dari negara lain untuk melawan lonjakan infeksi virus. 
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif