Sebuah mobil Tesla sedang melakukan pengisian energi di California, AS pada 26 April 2021. (JUSTIN SULLIVAN / Getty AFP)
Sebuah mobil Tesla sedang melakukan pengisian energi di California, AS pada 26 April 2021. (JUSTIN SULLIVAN / Getty AFP)

Populer Internasional: Tiongkok Tuduh Mobil Tesla Alat Mata-Mata AS

Willy Haryono • 23 Mei 2021 11:29
Beijing: Tiongkok menuduh mobil buatan perusahaan Tesla sebagai alat mata-mata Amerika Serikat. Tuduhan tersebut menjadi berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Minggu, 23 Mei 2021.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah mengenai penikaman di Amsterdam dan hubungan antara pengusaha Indonesia dan Madagaskar.
 
Berikut selengkapnya:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Dituding Alat Mata-mata AS, Tesla Dilarang Parkir di Kantor Pemerintahan Tiongkok
 
Mobil listrik Tesla kini dilarang terparkir di area kantor-kantor pemerintahan Tiongkok. Hal ini berasal dari kekhawatiran pemerintah Tiongkok terhadap kamera di mobil Tesla yang bisa memata-matai aktifitas internal pemerintah.
 
Staf di dua lembaga pemerintahan Tiongkok telah diinstruksikan langsung untuk tidak memarkir Tesla mereka di tempat kerja.
 
Sebenarnya seperti apa kekhawatiran Tiongkok terhadap Tesla? Cek selengkapnya di sini.
 
2. 1 Tewas 4 Terluka dalam Penikaman di Amsterdam
 
Satu orang tewas dan empat lainnya terluka dalam sebuah peristiwa penikaman di Amsterdam, Belanda. Kepolisian setempat dikabarkan telah menangkap seorang tersangka di dekat lokasi kejadian.
 
Keempat korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Tersangka diidentifikasi sebagai pria 29 tahun asal Amstelveen, kota di pinggiran Amsterdam.
 
Apa motif di balik penembakan ini? Apakah ada unsur terorisme? Cek selengkapnya di sini.
 
3. KBRI Antananarivo Fasilitasi Business Matching Pengusaha RI-Madagaskar
 
Dalam rangka menjajaki kerja sama antara Indonesia dan Madagaskar di bidang mesin pertanian dengan teknologi sederhana, mudah perawatan dan tepat guna, pada 21 Mei lalu Kuasa Usaha Tetap (KUTAP RI) Antananarivo, Bapak Benny Yan Pieter Siahaan beserta Fungsi Ekonomi KBRI, memfasilitasi kegiatan Business Matching secara virtual.
 
Business Matching dihadiri Zafitombo Elijaona - Ketua KADIN Provinsi Toliara, Madame Eva Andriamihaja selaku perwakilan KADIN Tamatave, Mr. Marco Raharitiana - Konsul Kehormatan RI di Propinsi Tamatave, Duta Besar Jonny Sinaga serta beberapa pengusaha Indonesia dan Madagaskar yang bergerak di bidang mesin pertanian.
 
Apa saja yang selama ini dilakukan KBRI Antananarivo dalam mendorong peningkatan hubungan antara Indonesia dan Madagaskar? Cek selengkapnya di sini.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif