Counsellor Kedubes Tiongkok di Jakarta, Yi Fanping. Foto: Kedubes Tiongkok
Counsellor Kedubes Tiongkok di Jakarta, Yi Fanping. Foto: Kedubes Tiongkok

Ditanya Kemanjuran Vaksin Sinovac, Tiongkok: WHO Setujui Penggunaannya

Internasional Virus Korona Tiongkok indonesia-tiongkok WHO pandemi covid-19 vaksin covid-19 Sinovac
Fajar Nugraha • 15 Juli 2021 17:04
Jakarta: Di tengah merebaknya pandemi covid-19 khususnya varian Delta yang mulai dominan, muncul pertanyaan mengenai efektivitas dari vaksin covid-19 keluaran Sinovac, CoronaVac. Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta pun memberikan jawaban atas keraguan itu.
 
“Pihak tiongkok secara konsisten mementingkan keamanan dan efektivitas vaksin. WHO sudah menyetujui penggunaan darurat vaksin CoronaVac yang dibuat oleh Sinovac. Hal itu membuktikan secara penuh keamanan dan efektivitas dari CoronaVac,” ujar Counsellor Kedubes Tiongkok di Jakarta, Yi Fanping, dalam konferensi pers virtual hari ini, Kamis 15 Juli 2021.
 
Baca: Studi Eropa: Vaksin Sinovac Beri Perlindungan 83,5% dari Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sampai dengan 28 Juni tahun ini vaksin CoronaVac ini sudah diberikan penggunaan darurat di 50 negara. Jumlah penyuntikan vaksin CoronaVac secara global sudah mencapai 75 juta dosis,” imbuhnya.
 
Yi pun menambahkan, lembaga kesehatan dari beberapa negara, seperti Brasil, Chile dan Uruguay telah mengevaluasi efikasi vaksin di lapangan. Data penelitian sampai sekarang menunjukkan keamanan dan kemanjuran yang tinggi CoronaVac terhadap paparan virus covid-19 dan pengendalian pandemi.
 
Sedangkan mengenai apakah perlu disuntik dosis ketiga, dua vaksin yang diproduksi Tiongkok sedang melakukan uji klinis mereka.
 
“Saat ini Sinovac dan Sinopharm sedang melakukan uji klinis terhadap vaksinasi dosis ketiga. Setelah hasil diumumkan secara resmi, pemerintah Tiongkok akan memutuskan apakah akan memberikan vaksinasi dosis ketiga secara massal,” ujarnya.

Kemanjuran

Sebuah studi baru yang dipresentasikan pada 31st European Congress of Clinical Microbiology & Infectious Diseases atau Kongres Mikrobiologi Klinis & Penyakit Menular Eropa ke-31, para ilmuwan melaporkan bahwa vaksin covid-19 CoronaVac dari Sinovac menawarkan perlindungan 83,5 persen terhadap covid-19 yang bergejala. Ini berdasarkan hasil uji coba Fase 3 sementara.
 
Para ilmuwan juga menemukan bahwa vaksin tersebut menawarkan perlindungan 100 persen terhadap dirawat di rumah sakit dengan covid-19. Namun, karena ini adalah hasil sementara, tingkat kepastian atas tingkat perlindungan yang tepat terhadap rawat inap relatif rendah.
 
Temuan yang dipublikasikan di The Lancet, Selasa 13 Juli 2021, merupakan kabar baik lebih lanjut untuk efektivitas vaksin terhadap SARS-CoV-2 atau nama lain dari covid-19.
 
Faktanya, bukti dunia nyata yang sangat signifikan sekarang tersedia berkat penelitian yang baru-baru ini diterbitkan yang melibatkan sekitar 10,2 juta orang di Chile yang divaksinasi dengan CoronaVac. Studi yang muncul di The New England Journal of Medicine (NEJM), juga menemukan bahwa CoronaVac efektif, meski tidak sekuat yang diharapkan dari uji coba.
 
Menurut bukti dari Chile, efektivitas vaksin di antara orang-orang yang diimunisasi lengkap adalah 65,9 persen untuk pencegahan covid-19 dan 87,5 persen untuk pencegahan rawat inap.
 
Meskipun angka-angka ini lebih rendah daripada yang ada dalam analisis sementara, penulis studi NEJM menyimpulkan, “Hasil kami menunjukkan bahwa vaksin SARS-CoV-2 yang tidak aktif secara efektif mencegah covid-19, termasuk penyakit parah dan kematian.”
 
Bukti dunia nyata seperti itu, yang melibatkan jauh lebih banyak orang daripada uji coba mana pun, sangat penting untuk memahami kemanjuran sebenarnya dari vaksin baru. Ini terutama dalam menghadapi varian yang muncul.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif