Taliban memperketat penjagaan di luar Masjid Eid Gah, Kabul, Afghanistan. Foto: AFP.
Taliban memperketat penjagaan di luar Masjid Eid Gah, Kabul, Afghanistan. Foto: AFP.

Korban Tewas Akibat Bom di Masjid Kabul Tambah Jadi 5 Orang

Marcheilla Ariesta • 04 Oktober 2021 06:48
Kabul: Korban bom masjid di ibu kota Afghanistan, Kabul terus bertambah. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Taliban menyebutkan, sedikitnya lima warga sipil tewas dalam insiden ini.
 
Qari Saeed Khosti membenarkan kematian tersebut. Laporan awal menunjukkan ledakan tersebut disebabkan bom di pinggir jalan. 
 
"Tiga tersangka ditangkap," ucap juru bicara resmi Taliban, Bilal Karimi, dilansir dari Al Arabiya, Minggu, 3 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, penyelidikan sedang berlangsung. Sementara itu, seorang warga Kabul, Mohammad Israil mengatakan mendengar ledakan tersebut.
 
"Saya mendengar suara keras. Semua orang melarikan diri," ucapnya.
 
Bom menargetkan Masjid Eid Gah di Kabul. Saat insiden terjadi, akan diadakan upacara peringatan untuk ibu juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid. Ia mengatakan, sejumlah warga sipil tewas.
 
Baca juga: 2 Orang Tewas 3 Terluka dalam Ledakan di Masjid Kabul
 
"Tidak ada anggota Taliban yang terluka dalam serangan itu," tutur Karimi lagi.
 
Mereka yang tewas, kata Karimi, adalah warga sipil yang berdiri di luar gerbang masjid. Namun, ia tidak memberikan angka untuk jumlah yang tewas.
 
Sebuah rumah sakit darurat yang didanai Italia di Kabul mengatakan, menerima empat orang terluka dalam ledakan tersebut.
 
Setelah ledakan, area di sekitar masjid ditutup oleh Taliban. Mereka menjaga keamanan di sekitar wilayah itu dengan ketat.
 
Pada sore hari, bekas ledakan dibersihkan. Satu-satunya tanda ledakan adalah kerusakan kecil pada lengkungan ornamen di gerbang masuk.
 
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, diduga kelompok Islamic State (ISIS) melakukannya.
 
Setelah Taliban menguasai Afghanistan, ISIS meningkatkan serangan mereka ke negara itu. Kelompok Taliban jadi target mereka. Kebangkitan ini meningkatkan kemungkinan konflik yang lebih luas di antara kedua kelompok tersebut.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif