Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru terima ancaman teror baru. Foto: AFP
Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru terima ancaman teror baru. Foto: AFP

Polisi Selandia Baru Tahan Dua Pengancam Masjid di Christchurch

Internasional terorisme selandia baru Penembakan Selandia Baru
Fajar Nugraha • 04 Maret 2021 17:10
Auckland: Polisi Selandia Baru mengatakan pada Kamis 4 Maret 2021 bahwa mereka telah menangkap dua orang menyusul ancaman terhadap masjid-masjid di Christchurch. Dua masjid di Christchurch menjadi tempat pembunuhan massal oleh seorang supremasi kulit putih hampir dua tahun lalu.
 
“Ancaman online dibuat awal pekan ini terhadap Masjid Al Noor dan Linwood Islamic Center, yang menjadi sasaran penembakan paling mematikan di Selandia Baru pada 2019,” keterangan polisi, seperti dikutip AFP, Kamis 4 Maret 2021.
 
“Tidak ada informasi tentang sifat ancaman yang diberikan dan tidak ada tersangka yang disebutkan. Belum ada dakwaan yang diajukan,” kata polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pesan kebencian atau orang-orang yang ingin mencelakakan komunitas kami tidak akan ditoleransi, ini bukan cara Kiwi (sebutan untuk Selandia Baru),” ujar Komandan Distrik Canterbury John Price.
 
Selandia Baru semakin waspada menjelang peringatan 15 Maret serangan Christchurch. Berbekal senjata semi-otomatis berkapasitas tinggi, warga Australia Brenton Tarrant menewaskan 51 orang dan melukai puluhan lainnya setelah menembaki jamaah di dua masjid, menayangkan langsung serangan di Facebook sebelum ditangkap.
 
Pada Agustus, Tarrant dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat, pertama kalinya Selandia Baru mengurung siapa pun selama sisa hidup mereka.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif