Korut memamerkan misil terbaru dalam parade militer di Pyongyang pada Sabtu, 10 Oktober 2020. (AFP)
Korut memamerkan misil terbaru dalam parade militer di Pyongyang pada Sabtu, 10 Oktober 2020. (AFP)

Korsel Minta Korut Berkomitmen Cegah Bentrokan Bersenjata

Internasional kim jong-un korea utara korea selatan
Willy Haryono • 11 Oktober 2020 19:04
Seoul: Korea Selatan mendorong Korea Utara untuk tetap berpegang teguh pada sejumlah perjanjian yang sejauh ini mencegah terjadinya bentrokan bersenjata antar kedua negara. Pernyataan disampaikan Korsel satu hari usai Korut memamerkan beberapa senjata strategis dan taktikal terbaru dalam sebuah parade militer di Pyongyang.
 
Parade masif di peringatan 75 tahun Partai Pekerja Korut memperlihatkan beberapa senjata baru, termasuk sebuah misil balistik antarbenua (ICBM) dan misil balistik yang dapat diluncurkan dari kapal selam (SLBM).
 
Kantor kepresidenan Korsel atau Blue House telah menggelar pertemuan darurat di Dewan Keamanan Nasional untuk mendiskusikan kemunculan senjata tersebut. Pertemuan juga membahas mengenai pidato yang disampaikan pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menekankan sejumlah perjanjian antara Selatan dan Utara untuk mencegah konflik bersenjata dan perang," ujar keterangan resmi dari Blue House, dikutip dari laman The Straits Times pada Minggu, 11 Oktober 2020.
 
Meski Kim bertekad untuk terus membangun kekuatan militer Korut, ia juga mendoakan agar Korsel mampu mengatasi kesulitan di tengah pandemi virus korona (covid-19). Kim berharap Korsel dan Korut dapat bergandengan tangan lagi di masa mendatang.
 
Parade dan pidato Kim terjadi setelah Korsel dan Korut sempat bersitegang atas penembakan seorang pejabat Seoul di wilayah perbatasan. Korsel menyerukan investigasi gabungan dengan Korut, namun sejauh ini belum merespons.
 
Blue House meminta Pyongyang untuk segera merespons dan memulai investigasi gabungan di wilayah perbatasan.
 
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Unifikasi Korea di Seoul mengatakan bahwa pidato Kim dapat berujung pada perdamaian dan hubungan inter-Korea yang lebih baik.
Pihak kementerian berharap Korut mau berdialog dengan Korsel dalam berbagai isu, termasuk mengenai penembakan pejabat, kerja sama penanganan covid-19, dan bantuan kemanusiaan.
 
Sementara Kementerian Pertahanan Korsel mengaku khawatir atas beberapa senjata terbaru Korut. Kemenhan Korsel berencana melakukan analisis mendalam mengenai senjata tersebut dengan Amerika Serikat.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif