Ilustrasi kapal tenggelam. (Medcom.id)
Ilustrasi kapal tenggelam. (Medcom.id)

Duh, 23 Orang Tenggelam dalam Perjalanan ke Upacara Mahalaya di Bangladesh

Willy Haryono • 25 September 2022 21:21
Dhaka: Setidaknya 23 orang tewas tenggelam dan beberapa lainnya hilang setelah sebuah kapal tenggelam di sungai Karatoya di distrik Panchagarh, Bangladesh pada Minggu, 25 September 2022.
 
Kecelakaan itu terjadi di daerah Auliar Ghat di Marea Union Parishad. Menurut saksi mata, sebuah kapal yang membawa penumpang dari Aulia Ghat menuju kuil Badheshwar dalam rangka Mahalaya - acara keagamaan Hindu penanda kedatangan Dewi Durga - tenggelam di tengah sungai pada Minggu sore.
 
Meski banyak penumpang bisa berenang ke daratan, sejumlah perempuan dan anak-anak tenggelam di sungai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Segera setelah mendapatkan informasi, Wakil Komisaris Panchagarh Mohammad Zahurul Islam dan inspektur polisi S M Sirajul Huda bergegas ke lokasi kejadian. Wakil komisaris mengatakan, 23 orang dipastikan tewas tenggelam.
 
"Jenazah yang ditemukan sejauh ini termasuk wanita dan anak-anak," kata Islam, dikutip dari laman India Today. Ia menambahkan, operasi pencarian korban hilang masih berlangsung hingga saat ini.
 
Sebuah tim beranggotakan lima orang telah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut, termasuk penyebabnya. Islam mengatakan ia tidak tahu jumlah pasti korban hilang, tetapi penumpang memperkirakan jumlah orang di dalam kapal adalah 70.
 
Pejabat Angkatan Laut Bangladesh mengatakan, lebih dari 95 persen dari ratusan ribu kapal berukuran sedang dan kecil di Bangladesh tidak memenuhi standar keselamatan minimum. Tetapi, jutaan orang di Bangladesh bergantung pada kapal dan feri untuk melakukan perjalanan ke ibu kota Dhaka atau kota-kota besar lainnya.
 
Awal tahun ini, setidaknya enam orang tewas dan beberapa lainnya hilang setelah sebuah feri penumpang bertabrakan dengan kapal kargo dan tenggelam di luar ibu kota Bangladesh, Dhaka.
 
Baca: 21 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Bangladesh
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif