Sebuah mobil yang hancur akibat ledakan bom di Kabul, Afghanistan pada 17 November 2021. Foto: AFP
Sebuah mobil yang hancur akibat ledakan bom di Kabul, Afghanistan pada 17 November 2021. Foto: AFP

Dua Orang Tewas dalam Ledakan di Wilayah Muslim Syiah di Kabul

Internasional Ledakan afghanistan ledakan afghanistan Pemerintahan Baru Taliban ISIS-K
Fajar Nugraha • 18 November 2021 07:49
Kabul: Sedikitnya dua orang tewas dan lima luka-luka dalam ledakan bom yang menghantam sebuah minibus di ibu kota Afghanistan pada Rabu 17 November 2021. Serangan terbaru ini diklaim dilakukan kelompok ISIS di Kabul.
 
Ledakan itu menghancurkan kendaraan di Dasht-e-Barchi, kata seorang pejabat Taliban kepada AFP, di pinggiran kota yang didominasi oleh minoritas Syiah Hazara.
 
"Informasi awal kami menunjukkan bom itu dipasang di sebuah minibus. Kami telah meluncurkan penyelidikan," katanya, seperti dikutip AFP, Kamis 18 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pejabat Taliban yang berbeda memberikan laporan yang berbeda tentang korban.
 
Seorang staf AFP berada di dekat tempat kejadian ketika bom meledak.
 
"Saya mendengar ledakan besar. Ketika saya melihat ke sekeliling sebuah minibus dan sebuah taksi terbakar," ucapnya.
 
"Saya juga melihat ambulans bergegas ke daerah itu untuk membawa orang yang terluka dan meninggal ke rumah sakit,” imbuhnya.
 
Islamic State Khorasan (ISIS-K) mengaku bertanggung jawab. Mereka mengatakan di saluran Telegramnya bahwa dua ledakan terpisah "membunuh dan melukai lebih dari 20 orang murtad".
 
ISIS-K menggunakan istilah itu untuk menyebut Syiah.
 
Pekan lalu, seorang jurnalis tewas dan sedikitnya empat orang lainnya terluka ketika sebuah bom menghancurkan minibus lain di area yang sama, dalam serangan yang juga diklaim oleh ISIS-K.
 
Para teroris itu telah meningkatkan operasi sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus, dan awal bulan ini menyerbu Rumah Sakit Militer Nasional kota  Kabul. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya.
 
Kelompok itu juga mengklaim beberapa serangan di kota Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar timur dan sarang aktivitas ISIS-K.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif