Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. (AFP)
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. (AFP)

Komandan Senior Taliban Termasuk Korban Tewas Serangan ISIS-K di Kabul

Internasional Taliban afghanistan isis taliban afghanistan ISIS-K
Willy Haryono • 03 November 2021 15:09
Kabul: Serangan bom bunuh diri dan rentetan senjata api di sebuah rumah sakit militer di Kabul, Afghanistan, telah menewaskan setidaknya 25 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya pada Selasa kemarin. Dari total korban tewas tersebut, salah satunya adalah seorang komandan senior kelompok Taliban.
 
Islamic State Khorasan (ISIS-K), grup afiliasi ISIS cabang Afghanistan, mengklaim bertanggung jawab atas serangan terbaru di rumah sakit Sardar Mohammad Daud Khan.
 
Dilansir dari Mehr News Agency, Taliban mengonfirmasi bahwa komandan senior mereka yang bernama Mawlawi Hamdullah Mukhlis tewas dalam serangan ISIS-K di Kabul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mukhlis dikenal sebagai salah satu petinggi Taliban yang pertama kali memasuki istana kepresidenan Afghanistan saat Kabul tumbang pada 15 Agustus lalu. Di bidang militer, Mukhlis dipercaya sebagai kepala korps militer Kabul.
 
Melalui saluran Telegram, ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas penembakan dan serangan bom di rumah sakit Kabul. "Lima militan Islamic State melancarkan serangan terkoordinasi di Kabul," ujar ISIS-K.
 
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengonfirmasi ada dua anggotanya yang tewas dalam serangan di Kabul. Ia tidak menyebutkan nama Mawlawi.
 
"Pemberontak ISIS ingin menyerang warga sipil, dokter, dan pasien di sebuah rumah sakit," sebut Mujahid. Ia juga mengonfirmasi adanya dua perempuan dan satu anak-anak yang tewas terkena serangan.
 
Serangan terjadi saat seorang militan ISIS-K meledakkan bom bunuh diri dekat pintu masuk rumah sakit. Setelah itu, para militan ISIS-K lainnya masuk ke area rumah sakit dan melepaskan tembakan.
 
ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan di Afghanistan sejak Taliban berkuasa kembali pada pertengahan Agustus lalu usai kepergian pasukan Amerika Serikat.
 
Di awal Oktober, ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di sebuah masjid Syiah di Kunduz, Afghanistan, yang menewaskan 46 orang dan melukai lebih dari 140 lainnya.
 
Baca:  ISIS-K Klaim Ledakan di Masjid Afghanistan yang Tewaskan 41 Orang
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif