Kelompok minoritas Hazara di kota Quetta, Pakistan, membakar ban dalam mengecam pembunuhan yang dilakukan ISIS terhadap 11 pekerja tambang. (AFP)
Kelompok minoritas Hazara di kota Quetta, Pakistan, membakar ban dalam mengecam pembunuhan yang dilakukan ISIS terhadap 11 pekerja tambang. (AFP)

Serangan ISIS Tewaskan 11 Pekerja Tambang di Pakistan

Internasional terorisme isis pakistan
Willy Haryono • 04 Januari 2021 09:00
Balochistan: Serangan kelompok militan Islamic State (ISIS) menewaskan 11 pekerja tambang di provinsi Balochistan, Pakistan. Kesebelas korban diketahui telah diculik dan dibunuh militan di dekat sebuah tambang batu bara pada Sabtu kemarin.
 
Para korban berasal dari kelompok minoritas Syiah di Pakistan, Hazara. Kelompok tersebut berulang kali menjadi target serangan ekstremis, hanya karena menganut paham aliran Syiah.
 
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengutuk keras serangan di Balochistan, dan menyebutnya sebagai "aksi terorisme."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembunuhan terhadap 11 pekerja tambang di Mach Balochistan adalah contoh lainnya dari aksi terorisme biadab dan pengecut," tulis PM Khan via Twitter, dikutip dari laman BBC pada Senin, 4 Januari 2021.
 
"Saya telah meminta petugas untuk menggunakan segala sumber daya dalam menyeret para pembunuh ini ke hadapan hukum," lanjutnya.
 
Baca:  ISIS Klaim Serangan Bom Dekat TPS di Pakistan
 
Serangan terjadi pada Sabtu malam di dekat sebuah kota kecil Mach, yang berlokasi tidak jauh dari ibu kota Balochistan, Quetta. Balochistan merupakan provinsi terbesar dan termiskin di Pakistan.
 
Kesebelas pekerja tambang diculik ISIS dari kediaman mereka. Enam pekerja ditemukan petugas dalam kondisi meninggal, sementara lima lainnya mengembuskan napas terakhir saat dibawa ke rumah sakit.
 
Meminta keadilan, sejumlah warga sempat menaruh sejumlah jasad korban di ruas jalan utama. Otoritas Balochistan pun berjanji akan mengusut tuntas pembunuhan tersebut.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif