Menlu AS Antony Blinken desak Tiongkok patuhi hukum internasional./AFP
Menlu AS Antony Blinken desak Tiongkok patuhi hukum internasional./AFP

Bela Filipina, AS Minta Tiongkok Hentikan Provokasi di Laut China Selatan

Marcheilla Ariesta • 12 Juli 2022 21:27
Washington: Amerika Serikat (AS) akan membela sekutu mereka, Filipina, jika pasukannya diserang di Laut China Selatan. Terkait hal ini, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mendesak Tiongkok untuk mengikuti hukum internasional.
 
Washington juga meminta Beijing menghentikan perilaku 'provokatif' di perairan yang sibuk itu.
 
Blinken membuat komentar tersebut di enam tahun keputusan pengadilan internasional yang membatalkan klaim Tiongkok atas Laut China Selatan. Perairan itu menjadi jalur perdagangan kapal yang dengan nilai niaga hingga USD3 triliun per tahunnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menegaskan kembali bahwa serangan bersenjata terhadap angkatan bersenjata Filipina akan meminta komitmen pertahanan bersama AS," kata Blinken dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Straits Times, Selasa, 12 Juli 2022.
 
Baca juga: Berpidato di Sekretariat ASEAN, Menlu Tiongkok Sindir Taiwan dan AS
 
Ia mengacu pada ketentuan perjanjian pertahanan bersama antara sekutu sejak 1951. "Kami menyerukan lagi kepada Tiongkok untuk mematuhi kewajibannya di bawah hukum internasional dan menghentikan perilaku provokatifnya," imbuh dia.
 
Pernyataan itu muncul pada hari ketika Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi dalam pidatonya di Sekretariat ASEAN mengatakan, negara-negara di kawasan harus menghindari digunakan sebagai 'bidak catur' oleh kekuatan global.
 
Klaim Tiongkok atas hampir seluruh Laut China Selatan membuatnya bertentangan dengan beberapa negara di ASEAN, yang menyebut klaim tersebut tidak sesuai dengan hukum internasional.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif