PM Australia Anthony Albanese. (AFP)
PM Australia Anthony Albanese. (AFP)

PM Australia Ingatkan Tiongkok untuk Belajar dari Kesalahan Rusia

Willy Haryono • 28 Juni 2022 14:09
Canberra: Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengingatkan Tiongkok untuk belajar dari "kegagalan strategis Rusia" yang melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Pernyataan PM Albanese disampaikan di saat dirinya bertolak menuju Eropa untuk menghadiri pertemuan jajaran pemimpin Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.
 
Berbicara dalam wawancara dengan Australian Financial Review, dilakukan dalam perjalanan ke Spanyol, PM Albanese mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina telah menyatukan negara-negara demokratis, "terlepas apakah mereka anggota NATO atau bukan, seperti Australia."
 
Saat ditanya apa pesan yang harus diambil Pemerintah Tiongkok dari invasi Rusia ke Ukraina, terutama dalam konteks ambisi Beijing terhadap Taiwan, PM Albanese mengatakan bahwa perang telah memperlihatkan kepada kita semua di saat "ada upaya memaksakan perubahan dengan kekuatan terhadap sebuah negara berdaulat," maka perlawanan pasti akan terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah Tiongkok di bawah Presiden Xi Jinping menyatakan ambisinya dengan jelas untuk mengambil kembali Taiwan, dengan kekuatan jika memang diperlukan. Tiongkok sejak lama menganggap Taiwan sebagai provinsi terpisah yang suatu saat akan kembali bergabung dengan Negeri Tirai Bambu.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok meningkatkan latihan militer udara dan laut sekitar Taiwan. Amerika Serikat (AS) dan para sekutu memandang aktivitas tersebut memperlihatkan pola agresi Tiongkok terhadap Taiwan.
 
Baca:  Kemesraan AS-Taiwan Picu Kegeraman Tiongkok
 
Dikutip dari Al Arabiya News, Selasa, 28 Juni 2022, pernyataan terbaru PM Albanese disampaikan di saat Australia dan Tiongkok secara tentatif berusaha memulihkan pendekatan diplomatik. Pemerintahan PM Albanese baru berjalan lebih dari satu bulan.
 
Kendati ada upaya menuju pemulihan, masih ada banyak poin ketegangan antar kedua negara, termasuk mengenai berkembangnya pengaruh Beijing di Pasifik, pembatasan terhadap ekspor Australia dan penahanan dua individu berkewarganegaraan Tiongkok-Australia.
 
Saat ini PM Albanese akan bergabung dengan pemimpin Jepang, Korea Selatan dan Selandia Baru dalam KTT NATO di Spanyol. Dari sana, ia akan terbang ke Paris untuk memperbaiki hubungan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
 
PM Albanese telah diundang untuk mengunjungi Ukraina oleh Presiden Volodymyr Zelensky. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi apakah orang nomor satu di Negeri Kanguru itu akan melakukannya.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif