Boeing 737 MAX masih belum diizinkan terbang di Tiongkok. Foto: AFP
Boeing 737 MAX masih belum diizinkan terbang di Tiongkok. Foto: AFP

Tiongkok Tetap Larang Boeing 737 MAX untuk Beroperasi

Internasional boeing tiongkok
Fajar Nugraha • 20 November 2020 14:14
Beijing: Regulator penerbangan Tiongkok belum akan mengizinkan jet Boeing 737 MAX yang bermasalah untuk terbang. Meskipun otoritas penerbangan Amerika Serikat (AS) sudah mencabut larangan penerbangan bagi pesawat itu.
 
Tiongkok masih belum menerima Boeing 737 MAX beroperasi di pasar terbesar karena masalah keamanan yang masih ada.
 
Baca: FAA Mencabut Larangan Terbang Boeing 737 MAX.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pesawat terlaris Boeing dilarang terbang di seluruh dunia awal tahun lalu setelah dua kecelakaan yang menewaskan 346 penumpang. Kecelakaan dialami oleh pesawat dari Lion Air dan Ethiopian Airlines.
 
Sejak itu, Boeing menghadapi tes yang panjang dan proses persetujuan dengan regulator penerbangan di seluruh dunia.
 
“Tidak ada jadwal yang ditetapkan untuk dimulainya kembali penerbangan,” pernyataan Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC), seperti dikutip CCTV, Jumat 20 November 2020.
 
Ini memberikan pukulan kepada raksasa pembuat pesawat itu.
 
Tiongkok adalah yang pertama menangguhkan penerbangan pesawat. Regulator menambahkan bahwa hasil investigasi kecelakaan maut di Indonesia dan Ethiopia "harus dijelaskan" dan bahwa perbaikan desain pesawat harus "efektif" dan "mendapat persetujuan".
 
Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) pada Rabu menyetujui operasi penerbangan komersial pesawat.
 
Kecelakaan itu diyakini terkait dengan sistem anti-stall yang salah yang disebut MCAS, menurut hasil dari penyelidikan kecelakaan.
 
Feng Zhenglin, Direktur CAAC, mengatakan pada Oktober bahwa Tiongkok segera menghentikan pesawat itu berdasarkan "toleransi nol" terhadap potensi bahaya keselamatan.
 
Boeing mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya mengharapkan Tiongkok untuk membeli lebih dari 8.600 pesawat baru senilai USD 1,4 triliun dalam dua dekade mendatang, meningkatkan perkiraannya karena perjalanan domestik di Tiongkok telah pulih ke tingkat sebelum wabah covid-19 melanda.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif