Aktivitas di Bandara Internasional Shanghai Pudong di Shanghai, Tiongkok, 8 Januari 2023. (Hector RETAMAL / AFP)
Aktivitas di Bandara Internasional Shanghai Pudong di Shanghai, Tiongkok, 8 Januari 2023. (Hector RETAMAL / AFP)

Akhirnya! Tiongkok Cabut Persyaratan Karantina Untuk Turis

Marcheilla Ariesta • 08 Januari 2023 16:03
Beijing: Tiongkok mencabut persyaratan karantina untuk turis yang masuk mulai hari ini, Minggu, 8 Januari 2023. Mereka mengakhiri hampir tiga tahun isolasi meskipun negara itu berjuang melawan lonjakan kasus Covid-19.
 
Beijing bulan lalu memulai langkah dramatis menghapus pembatasan ketat pencegahan virus yang telah memberlakukan karantina wajib dan penguncian (lockdown) yang melelahkan. Kebijakan ini telah merusak ekonomi Tiongkok dan memicu protes nasional.
 
Dalam penguraian terakhir dari aturan tersebut, mulai hari ini wisatawan yang masuk ke Tiongkok tidak lagi diharuskan untuk karantina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak Maret 2020, semua pendatang terpaksa menjalani isolasi di fasilitas pemerintah terpusat. Langkah ini menurun dari tiga minggu menjadi satu minggu di musim panas lalu, kemudian menjadi lima hari pada November.
 
Warga Tiongkok bergegas untuk merencanakan perjalanan ke luar negeri setelah para pejabat bulan lalu mengumumkan bahwa karantina akan dicabut.
 
Tetapi lonjakan pengunjung yang diharapkan telah menyebabkan lebih dari selusin negara bagian memberlakukan tes Covid wajib pada pelancong dari negara terpadat di dunia, saat negara itu memerangi wabah terburuk yang pernah ada.
 
Wabah ini diperkirakan akan memburuk ketika Tiongkok memasuki liburan Tahun Baru Imlek bulan ini, di mana jutaan orang diperkirakan mudik untuk mengunjungi kerabat di desa.
 
Beijing menyebut pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh negara lain "tidak dapat diterima", meskipun sebagian besar terus memblokir turis asing dan pelajar internasional untuk bepergian ke Tiongkok.

Tahun Baru Imlek Lebih Meriah

Terlepas dari persyaratan pengujian, Zhang Kai yang berusia 28 tahun mengatakan, dia merencanakan perjalanan ke Korea Selatan atau Jepang.
 
"Saya senang, sekarang akhirnya (saya bisa) melakukannya," kata Zhang, dilansir dari AFP.
 
Di seluruh Asia, pusat wisata sedang mempersiapkan lonjakan pengunjung Tiongkok. Di kios kain krep di Seoul, Son Kyung-rak mengatakan dia sedang membuat rencana untuk menghadapi banjir turis.
 
"Kami sedang mencari untuk mempekerjakan dan bersiap untuk persediaan," kata pria berusia 24 tahun itu kepada AFP di distrik Myeongdong pusat kota Seoul yang populer.
 
"Wisatawan Tiongkok adalah pelanggan utama kami, jadi lebih banyak lebih meriah," ungkapnya.
 
Di Tokyo, karikatur Masashi Higashitani mengasah keterampilan bahasa Mandarinnya saat dia mempersiapkan lebih banyak wisatawan. Meskipun mengaku senang dengan pembukaan kembali Tiongkok, ia mengaku ada kekhawatiran.
 
"Saya bertanya-tanya apakah masuknya terlalu banyak dari mereka dapat membuat kapasitas kita kewalahan. Saya juga khawatir bahwa kita perlu lebih berhati-hati dengan tindakan anti-virus," ujarnya.
 
Baca:  3 Tahun Ditutup, Tiongkok Akhirnya Buka Perbatasan dengan Hong Kong
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif