Polisi Korea Selatan tangkap perempuan di balik penemuan mayat dalam koper di Selandia Baru. Foto: AFP
Polisi Korea Selatan tangkap perempuan di balik penemuan mayat dalam koper di Selandia Baru. Foto: AFP

Kasus Mayat Dua Anak Dalam Koper di Selandia Baru, Wanita Korsel Ditangkap

Fajar Nugraha • 15 September 2022 11:05
Seoul: Polisi Korea Selatan (Korsel) mengumumkan penangkapan seorang wanita berusia 42 tahun yang dituduh membunuh dua anak yang jenazahnya ditemukan di dalam koper di Selandia Baru.
 
Pernyataan polisi di kedua negara, wanita itu, yang diyakini sebagai ibu dari dua anak kecil yang tewas, ditangkap di Korea Selatan atas tuduhan pembunuhan menyusul permintaan dari Selandia Baru.
 
“Dia sekarang akan menghadapi proses ekstradisi,” tambah mereka, seperti dikutip AFP, Kamis 15 September 2022.
 
Baca: Diduga Ibu Anak yang Jenazahnya Ditemukan di Koper Berada di Korsel.

"Polisi menangkap tersangka di sebuah apartemen di Ulsan pada hari Kamis setelah pengintaian dengan petunjuk tentang keberadaannya dan rekaman CCTV," kata Badan Kepolisian Nasional Seoul dalam sebuah pernyataan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tersangka dituduh oleh polisi Selandia Baru telah membunuh dua anaknya, yang berusia tujuh dan 10 tahun saat itu, sekitar tahun 2018 di daerah Auckland," ucapnya.
 
"Dia ditemukan tiba di Korea Selatan setelah kejahatan itu dan bersembunyi sejak itu," tambahnya.
 
Kantor Berita Yonhap melaporkan bahwa wanita itu adalah warga negara Selandia Baru kelahiran Korea Selatan.
 
"Polisi berencana untuk memindahkan wanita itu ke Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul untuk persiapan pemeriksaan ekstradisi oleh Pengadilan Tinggi Seoul," sebut laporan Yonhap.
 
Penemuan mengerikan itu terjadi setelah sebuah keluarga yang tidak menaruh curiga membeli barang-barang di trailer - termasuk koper - di sebuah lelang untuk barang-barang yang ditinggalkan di dekat Auckland, kota terbesar di Selandia Baru.
 
Inspektur Detektif Tofilau Fa'amanuia Vaaelua di Auckland mengatakan kasus itu adalah "penyelidikan yang sangat menantang".
 
"Menahan seseorang di luar negeri dalam waktu sesingkat itu semua berkat bantuan pihak berwenang Korea dan koordinasi oleh staf Interpol Polisi Selandia Baru kami," pungkas detektif itu.

 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif