PM Selandia Baru Jacinda Ardern menjawab pertanyaan awak media dalam acara kampanye di Wellington menjelang pemilu. (Marty MELVILLE/AFP)
PM Selandia Baru Jacinda Ardern menjawab pertanyaan awak media dalam acara kampanye di Wellington menjelang pemilu. (Marty MELVILLE/AFP)

Jacinda Ardern Diyakini Menang dalam 'Pemilu Covid-19'

Internasional Virus Korona politik selandia baru selandia baru Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 14 Oktober 2020 12:25
Wellington: Tidak ada masker yang dipakai saat sekitar 1.000 mahasiswa menyambut Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dalam acara kampanye terakhir di Wellington pekan ini. PM Ardern tidak mempermasalahkan hal tersebut.
 
PM Ardern, yang juga hadir tanpa memakai masker, berfoto bersama ratusan mahasiswa. Mereka saling berdekatan tanpa menjaga jarak sosial (social distancing) -- aturan yang diterapkan di banyak negara lain saat ini.
 
Sukses mengendalikan covid-19 dapat diartikan bahwa penggunaan masker dan social distancing sudah tidak lagi wajib di Selandia Baru. Ini merupakan sebuah pencapaian besar bagi PM Ardern, yang mempertaruhkan karier politiknya dalam pemilihan umum Selandia Baru pada Sabtu mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat orang-orang bertanya, apakah ini pemilu Covid, jawaban saya adalah, iya," ucap PM Ardern, dalam kampanye memperpanjang masa kepemimpinannya untuk tiga tahun ke depan.
 
Dilansir dari The Straits Times pada Rabu, 14 Oktober 2020, berbagai indikasi memperlihatkan bahwa strategi PM Ardern melalui kebijakan seputar covid-19 relatif sukses. Partai Buruh di bawah PM Ardern unggul cukup jauh dari partai lainnya dalam berbagai survei.
 
Kampanye PM Ardern dipenuhi beragam cara menangani covid-19 dan dampaknya, namun kurang menyentuh beberapa isu lain.
 
"Siapa yang lebih baik dalam menjaga keamanan Selandia Baru, dan siapa yang lebih baik dalam membawa kita semua ke jalur pemulihan?" tanya PM Ardern dalam acara debat bersama Judith Collins, pemimpin Partai Nasional yang merupakan oposisi.
 
Selandia Baru hanya mencatat 25 kematian akibat covid-19 dari total populasi lima juta jiwa. Penanganan covid-19 oleh Selandia Baru telah mendapat pujian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
Terlepas dari penutupan perbatasan dan resesi akibat pandemi, kehidupan sehari-hari di Selandia Baru nyaris normal seperti biasa. Banyak warga tetap mendatangi acara olahraga, dan juga mendatangi bar serta restoran tanpa takut tertular covid-19.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif