Saudara perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Kim Yo-jong. Foto: AFP
Saudara perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Kim Yo-jong. Foto: AFP

Garang! Adik Kim Jong-un Sebut Presiden Korsel Bak ‘Anjing Setia’ ke AS

Fajar Nugraha • 24 November 2022 09:58
Seoul: Saudara perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un pada Kamis mengecam pemerintahan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol karena menuntut sanksi yang lebih independen terhadap Pyongyang. Kim Yo-Jong bahkan menyebut Yoon sebagai ‘anjing yang setia’ ke Washington.
 
Kim Yo-jong, yang menjabat Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Buruh Korea, mengkritik keras Korea Selatan karena menyebut latihan militer Korea Utara sebagai ‘provokasi’ dan mendorong untuk memberikan sanksi tambahan terhadap Pyongyang.
 
"Segera setelah AS berbicara tentang 'sanksi independen' terhadap DPRK (nama resmi Korea Utara), Korea Selatan membeo apa yang dikatakan sebelumnya," katanya dalam pernyataan berbahasa Inggris yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), seperti dikutip AFP, Kamis 24 November 2022.
 
"Tindakan menjijikkan ini menunjukkan lebih jelas bahwa kelompok Korea Selatan adalah 'anjing setia' dan antek AS," tambahnya.
 
Dia kemudian membidik pendekatan pemerintahan Yoon yang konservatif terhadap Korea Utara, dengan mengatakan Korea Selatan belum menjadi ‘target kami’ setidaknya ketika pemerintahan liberal Moon Jae-in berkuasa.
 
"Saya bertanya-tanya mengapa orang Korea Selatan masih menjadi penonton pasif terhadap tindakan 'pemerintah' Yoon Suk Yeol dan orang bodoh lainnya yang terus menciptakan situasi berbahaya," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adik perempuan Kim Jong-un yang memiliki kuasa itu juga memperingatkan bahwa sanksi dan tekanan ‘putus asa’ terhadap Korea Utara akan menambah bahan bakar permusuhan rezim yang hanya akan ‘berfungsi sebagai jerat’ bagi Seoul dan Washington.
 
"Jika mereka berpikir bahwa mereka dapat melarikan diri dari situasi berbahaya saat ini melalui 'sanksi', mereka pasti sangat bodoh karena mereka tidak tahu bagaimana hidup dengan damai dan nyaman," tegas Kim Yo-Jong.
 
Dia juga menggambarkan Seoul sebagai "anjing liar berlari di atas tulang yang diberikan oleh AS." dan seorang "pelayan" yang melekat pada "tuannya".
 
Awal pekan ini, kementerian luar negeri Seoul mengatakan sedang mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi independen sebagai tanggapan atas provokasi Korut, termasuk peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu mencapai seluruh daratan AS.
 
Pernyataan terbaru Kim Yo-jong muncul dua hari setelah dia marah pada pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang peluncuran ICBM baru-baru ini, menuduh dewan menerapkan "standar ganda."
 
Dia dikenal karena pengaruhnya dalam urusan antar-Korea di rezim Kim dan masalah eksternal lainnya.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif