Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Tiongkok Hukum Mati Warga AS Atas Kasus Pembunuhan

Internasional Amerika Serikat Kasus Pembunuhan Hukuman Mati Tiongkok
Medcom • 22 April 2022 14:11
Beijing: Pengadilan Tiongkok menjatuhkan hukuman mati kepada warga Amerika Serikat (AS), Kamis, 21 April 2022. Dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana terhadap pacarnya.
 
Shadeed Abdulmateen dinyatakan menusuk perempuan berusia 21 tahun pada wajah dan leher ketika keduanya bertemu untuk membicarakan perbedaan pandangan tentang hubungannya.
 
Pengadilan Rakyat Menengah Ningbo mencatat bahwa Shadeed dan perempuan dengan marga Chen mulai berpacaran setelah bertemu tahun 2019, namun korban kemudian meminta putus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dari pertengahan hingga akhir Mei 2021, Chen meminta putus berkali-kali, tapi Shadeed tidak setuju dan mengeluarkan ancaman verbal kepadanya,” kata pengadilan, dikutip dari VOA, Jumat, 22 April 2022.
 
Pada Juni 2021, keduanya bertemu dekat halte bus di Ningbo, di mana Shadeed datang dengan pisau lipat dan menusuk Chen. 
 
“Shadeed merencanakan pembunuhan untuk balas dendam,” ujar pihak pengadilan.
 
Pejabat Kementerian Luar Negeri mengatakan pihaknya memantau masalah ini, namun tidak berkomentar lebih lanjut atas alasan privasi.
 
Kedutaan Amerika Serikat tidak segera menanggapi permintaan keterangan.
 
Aktivis hak asasi manusia (HAM) mengatakan Tiongkok mengeksekusi tahanan dalam jumlah lebih banyak dibandingkan negara lainnya, tapi eksekusi warga barat jarang ditemukan.
 
Kasus terbaru yang melibatkan pemilik paspor barat adalah Akmal Shaikh, warga Inggris yang dieksekusi tahun 2009 karena mengedarkan heroin. (Kaylina Ivani)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif