Helikopter India yang mengalami kecelakaan di Tamil Nadu pada 8 Desember 2021. Foto: India Times
Helikopter India yang mengalami kecelakaan di Tamil Nadu pada 8 Desember 2021. Foto: India Times

Helikopter yang Membawa Kepala Pertahanan India Dilaporkan Jatuh

Internasional India kecelakaan helikopter
Fajar Nugraha • 08 Desember 2021 16:26
Tamil Nadu: Sebuah helikopter yang membawa Kepala Pertahanan India Jenderal Bipin Rawat jatuh di negara bagian selatan Tamil Nadu pada Rabu 8 Desember 2021. Empat orang tewas dalam kejadian ini.
 
Sebanyak 14 orang berada di dalam helikopter itu. Sementara Jenderal Rawat sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.
 
“Kepala Staf Pertahanan berusia 63 tahun itu bepergian dengan helikopter Mi-17V5 buatan Rusia yang mengalami kecelakaan hari ini di dekat Coonoor, Tamil Nadu,” kata Angkatan Udara India di Twitter, seperti dikutip AFP, Rabu 8 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rawat adalah kepala staf pertahanan pertama India, posisi yang ditetapkan pemerintah India pada 2019. Dia dipandang dekat dengan Perdana Menteri Narendra Modi.
 
“Dia dan istrinya berada di kapal bersama dengan perwira lain dan menuju ke Sekolah Staf Layanan Pertahanan,” ucap seorang perwira senior militer India kepada AFP.
 
Video yang disiarkan di saluran berita India menunjukkan bangkai helikopter yang terbakar di lokasi kecelakaan di kawasan hutan lebat dekat kampus di distrik Nilgiris.
 
Laporan media mengatakan helikopter lepas landas dari Stasiun Angkatan Udara Sulur pada Rabu sore dan beberapa penumpang telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
 
Rawat berasal dari keluarga militer dengan beberapa generasi pernah bertugas di angkatan bersenjata India.
 
Jenderal, yang memiliki empat dekade pelayanan di belakangnya, telah memimpin pasukan di Kashmir yang dikelola India dan di sepanjang Garis Kontrol Aktual yang berbatasan dengan Tiongkok.
 
Dia dipuji karena mengurangi pemberontakan di perbatasan timur laut India dan mengawasi operasi kontra-pemberontakan lintas batas ke negara tetangga Myanmar. Angkatan udara mengatakan penyelidikan sedang dilakukan atas kecelakaan itu.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif