Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. (Foto: Medcom.id/Fajar Nugraha)
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar. (Foto: Medcom.id/Fajar Nugraha)

Wawancara Khusus Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar

Wamenlu Dorong Diplomasi Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini Wawancara Khusus Wamenlu RI
Marcheilla Ariesta • 22 Maret 2020 14:38
Jakarta: Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menilai salah satu dampak buruk dari pandemi penyakit virus korona (covid-19) adalah merosotnya perekonomian global. Tingkat keparahan pandemi ini bahkan dapat memicu terjadinya resesi.
 
"Tapi itu memang kondisi yang hampir tidak terhindarkan," kata Mahendra dalam wawancara khusus bersama Medcom.id, Jumat 20 Maret 2020.
 
Mahendra, yang diberi tugas khusus untuk mengawal diplomasi ekonomi Indonesia, mengatakan bahwa saat ini RI harus mencermati dan merespons perkembangan global seputar covid-19. Namun, hal ini harus dibarengi dengan strategi jangka panjang dan menengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi jangan kita kemudian gamang atau menjadi panik, sehingga kesulitan akan terus terjadi dalam beberapa bulan. Apa yang kita kerjakan harus sesuai visi dan keinginan serta target kita ke depan," katanya.
 
Menurutnya, salah satu strategi jangka menengah untuk diplomasi ekonomi adalah menyampaikan target-target untuk mendorong ekspor dan investasi yang lebih spesifik kepada perwakilan RI di seluruh dunia. Dengan demikian, masing-masing perwakilan tahu apa yang harus dilakukan, sehingga diplomasi ekonomi tetap terus berjalan dengan sifat yang bisa diubah.
 
Meski demikian, kata Mahendra, yang terpenting saat ini adalah kerja sama antarnegara untuk mengatasi covid-19. Sebab, semakin cepat pandemi berakhir, maka semakin cepat pula pemulihan ekonomi dunia.
 
Skema kerja sama antarnegara ini harus menjadikan masyarakat dunia sebagai prioritas. "Untuk itu, saya rasa semuanya tahu diperlukan koordinasi dan kerja sama yang baik sekali di antara semua, bukan hanya dengan Indonesia tapi secara internasional," terangnya.
 
Menurutnya, sumber kelemahan ekonomi berasal dari kondisi kesehatan masyarakat dan berbagai kebijakan terhadap covid-19. Bagaimana meresponsnya? Mahendra mengatakan cara terbaik adalah dengan melakukan berbagai tindakan dengan penuh percaya diri dan meyakini pandemi ini dapat berakhir.
 
"Kita lakukan dengan baik, tentunya membawa rasa percaya diri kepada siapapun yang melihat Indonesia sebagai prospek yang baik, yaitu salah satu perekonomian terbesar dan masuk dalam G20, populasinya muda, pasar dalam negeri besar, itu tetap terjadi," tutur Mahendra.
 
Saat ini, kata dia, yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah cara menghadapi dan merespons kondisi covid-19. Dengan demikian, negara lain akan melihat Indonesia sebagai negara yang mampu mengatasi krisis dan semakin percaya kepada ekonomi di Indonesia.
 
"Hal-hal tepat dan baik pada gilirannya akan menambah kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia ke depan," pungkasnya.

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif