Vaksin Sputnik V dari Rusia yang dikembangkan Institut Gamaleya. Foto: AFP
Vaksin Sputnik V dari Rusia yang dikembangkan Institut Gamaleya. Foto: AFP

Filipina Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sputnik V dari Rusia

Internasional rusia filipina pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksin Sputnik V
Marcheilla Ariesta • 19 Maret 2021 13:09
Manila: Otoritas obat-obatan Filipina telah menyetujui penggunaan darurat untuk vaksin virus korona (covid-19) Sputnik V yang dikembangkan Rusia. Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengatakan ini vaksin covid-19 keempat yang mendapat izin penggunaan darurat di Filipina.
 
"Manfaat yang diketahui dan potensial dari vaksin Gamaleya Sputnik V lebih besar daripada risiko yang diketahui dan potensial dari vaksin tersebut," kata Kepala FDA, Rolando Enrique Domingo, dilansir dari AFP, Jumat, 19 Maret 2021.
 
Data sementara menunjukkan dua dosis vaksin Sputnik V memiliki kemanjuran 91,6 persen pada kelompok usia 18 tahun ke atas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bulan lalu, vaksin ini juga direkomendasikan oleh panel medis di Vietnam.
 
"Pembuat vaksin dari Amerika Serikat, Moderna dan Johnson & Johnson telah mengajukan pertanyaan mengenai persyaratan dokumen untuk persetujuan penggunaan darurat. Tapi hingga kini belum mengajukan aplikasi," ungkap Domingo.
 
Filipina menghadapi gelombang terbaru infeksi covid-19. Dalam empat hari terakhir, sebanyak 20 ribu kasus baru dilaporkan di negara itu.
 
Saat ini, Filipina memiliki jumlah kasus dan kematian akibat covid-19 tertinggi kedua di Asia Tenggara.
 
Pemerintah berencana untuk meluncurkan 140,5 juta vaksin pada Desember mendatang. Langkah ini dapat menginokulasi 70 juta orang dewas untuk mencapai kekebalan komunitas.
 
Adanya kekebalan komunitas, menjadi lebih aman bagi negara itu membuka kembali ekonomi yang menurun drastis karena pandemi. Filipina mengalami kontraksi dengan rekor 9,5 persen pada 2020.
 
Manila telah meluncurkan program vaksinasi pada 1 Maret lalu dan telah menerima pengiriman 1,125 juta dosis vaksin Sinovac dan AstraZeneca.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif