Filipina incar vaksinasi bagi 90 persen populasinya sebelum pemilu 2020. Foto: AFP
Filipina incar vaksinasi bagi 90 persen populasinya sebelum pemilu 2020. Foto: AFP

Filipina Incar Vaksinasi 90 Persen Populasi Sebelum Pemilu 2022

Fajar Nugraha • 24 September 2021 18:04
Manila: Filipina menargetkan untuk memvaksinasi setidaknya 90 persen dari populasi negara itu terhadap covid-19 pada Februari 2022. Pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte menginginkan vaksinasi itu bisa terpenuhi sebelum pemilihan umum 2022 mendatang.
 
“Pemerintah telah mulai mempersiapkan pengadaan vaksin tahap kedua dan sedang merundingkan lebih banyak suntikan serta suntikan booster,” kata Ketua Satgas Covid-19 Filipina Carlito Galvez Jr dalam briefing yang direkam pada Rabu (22 September) malam.
 
Pembicaraan saat ini dengan empat perusahaan melibatkan tambahan 90 juta vaksin, dan pengadaan tersebut mempertimbangkan pemilihan Filipina Mei 2022 untuk memilih presiden baru, katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami merencanakan pemilihan mendatang, dan kami harus menyelesaikan vaksinasi pada Februari atau setidaknya 90 persen dari populasi," kata Galvez, seperti dikutip AFP, Jumat 24 September 2021.
 
"Sebelum pemilihan, semua orang Filipina harus dilindungi,” imbuh Galvez.
 
Galvez mencatat bahwa pasokan vaksin Filipina sudah mulai stabil dan permintaan untuk itu sudah terpenuhi.
 
“Filipina saat ini memiliki stok 23,75 juta dosis vaksin, yang dapat mempertahankan vaksinasi selama 1 bulan,” imbuh Galves.
 
Negara ini mengharapkan 20 juta dosis lebih pada pertengahan Oktober.
 
"Ada lebih banyak pengiriman daripada vaksinasi, artinya ada cukup pasokan yang akan datang," tambahnya.
 
Sejauh ini, 19 juta orang Filipina telah divaksinasi penuh terhadap covid-19, dengan 23,1 juta divaksinasi sebagian. Ini berarti mereka hanya menerima satu dosis.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif