Mantan Perdana Malaysia Mahathir Mohamad bentuk partai baru. Foto: AFP
Mantan Perdana Malaysia Mahathir Mohamad bentuk partai baru. Foto: AFP

Mahathir Mohamad Umumkan ‘Partai Pejuang’ sebagai Wadah Politik

Internasional politik malaysia mahathir mohamad
Fajar Nugraha • 13 Agustus 2020 08:06
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengumumkan partai baru setelah keluar dari Partai Bersatu. Partai baru yang dibentuk Mahathir diberi nama Pejuang.
 
Mengungkap nama itu pada Rabu 12 Agustus, Mahathir mengatakan partai itu dibentuk dari kesadaran dan kebutuhan untuk memerangi korupsi yang menghancurkan bangsa.
 
“Jadi pilihlah. Partai kami dibentuk dari rasa kesadaran. Korupsi menghancurkan bangsa. Korupsi menghancurkan orang Melayu,” tegas Mahathir, di akun Facebook dan Twitternya, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis 13 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jika Anda menginginkan posisi dan uang, pilih pihak lain. Jika Anda ingin menebus martabat Anda dan mempertahankan hak kami, pilih partai kami. Pilih Pejuang,” kata Mahathir.
 
Tokoh Malaysia yang berusia 95 tahun itu telah mengumumkan pembentukan partai politik baru minggu lalu, tetapi belum mengungkapkan nama.
 
Partai baru ini akan dipimpin oleh putranya Mukhriz Mahathir sebagai presiden dan Mahathir akan bertindak sebagai ketua. Mereka menegaskan tidak selaras dengan koalisi Pakatan Harapan (PH) atau Perikatan Nasional (PN).
 
Mahathir pada Mei 2018 memimpin koalisi Pakatan Harapan meraih kemenangan bersejarah dalam pemilihan umum.
 
Selama konferensi pers yang mengumumkan pembentukan partai minggu lalu, Mahathir mengatakan bahwa partainya yang baru berbasis Melayu dan akan fokus pada pemberantasan korupsi dan ingin membawa Malaysia "sekali lagi menjadi macan Asia".
 
Partai baru Mahathir juga memberikan dukungannya di belakang kandidat Independen yang bersaing dalam pemilihan sela yang akan datang di wilayah Slim. Kandidatnya adalah pengacara berusia 38 tahun Amir Khusyairi Mohamad Tanusi, yang lahir di Perak.
 
Pemilu sela dilakukan untuk mengisi kekosongan setelah anggota dewannya Mohd Khusairi Abdul Talib, 59, dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) meninggal karena serangan jantung pada 15 Juli.
 
Pemilu sela di Slim dijadwalkan akan diadakan pada 29 Agustus, dengan hari pencalonan pada 15 Agustus dan pemungutan suara lebih awal pada 25 Agustus. Kandidat Barisan Nasional adalah Mohd Zaidi Aziz, warga asli Sungai Slim yang juga penjabat Ketua UMNO Tanjung Malim.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif