Tiga perempuan Indonesia hadir dalam webinar bertajuk Transformasi Kartini Baru: Perempuan Hebat, Indonesia Semakin Bermartabat. (KJRI San Francisco)
Tiga perempuan Indonesia hadir dalam webinar bertajuk Transformasi Kartini Baru: Perempuan Hebat, Indonesia Semakin Bermartabat. (KJRI San Francisco)

Semangat Hari Kartini, Perempuan RI Didorong Berani Suarakan Persamaan Hak

Internasional Hari Kartini Perempuan KJRI San Francisco
Marcheilla Ariesta • 19 April 2022 17:38
San Francisco: Perjuangan menyuarakan kesetaraan perempuan di Indonesia pertama kali digaungkan R.A Kartini. Dalam rangka jasa pahlawan nasional tersebut dalam peringatan Hari Kartini, KJRI San Francisco menggelar webinar bertajuk Transformasi Kartini Baru: Perempuan Hebat, Indonesia Semakin Bermartabat.
 
Dalam webinar ini, hadir Moorissa Tjokro yang dikenal sebagai insinyur robotik di Cruise LLC yang bekerja untuk autopilot Tesla, Veronika Andrews yang merupakan manajer senior di Boeing, serta Ake Pangestuti menjabat ketua Alzi San Francisco.
 
Membuka kegiatan tersebut, Konsul Jenderal San Francisco, Prasetyo Hadi mengatakan, perjuangan Kartini wajib diteruskan perempuan Indonesia. "Perempuan saat ini bebas untuk meraih prestasi dan memperoleh kebebasan, sehingga dapat mengambil peran penting dalam pembangunan internasional," kata Prasetyo, Selasa, 19 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam webinar tersebut Moorissa mengatakan, perempuan harus mampu menyesuaikan diri di era revolusi digital. Menurutnya, banyak hal di dunia saat ini bergantung pada teknologi digital.
 
Ia mengajak perempuan, terutama di Indonesia, untuk selalu 'melek' dan meningkatkan literasi digital. "Kita bisa mengangkat derajat perempuan Indonesia di masa kini lewat perkembangan digital," katanya.
 
Moorissa menuturkan, perempuan juga harus bisa beradaptasi di lingkungan kerja. Perempuan, lanjut dia, tentu saja memiliki kesetaraan dengan rekan kerja laki-laki.
 
Senada dengan Moorissa, Veronika juga menuturkan bahwa tidak boleh ada perbedaan antara perempuan dengan laki-laki dalam hal pekerjaan.
 
"Perempuan dan laki-laki dengan posisi sama seharusnya mendapatkan gaji yang sama juga. Ini berlaku di tempat saya bekerja (Boeing)," kata Veronika.
 
Baca:  'Kartini' Masa Kini Harus Pintar Kelola Uang
 
Namun, lanjut dia, mungkin di beberapa perusahaan tidak berlaku kesetaraan seperti itu. Jika hal tersebut terjadi, perempuan harus memperjuangkan hak mereka lebih keras lagi.
 
"Kita tidak bisa berhenti untuk menyuarakan hak kita, suara hati kita untuk mendapatkan kesetaraan. Tak hanya untuk kita di Singapura, tapi juga untuk mereka yang di Indonesia," tegasnya.
 
Ia menambahkan, dengan senang hati membantu perempuan Indonesia untuk mendesak pemerintah agar memberikan persamaan hak. "Yang perlu kita lakukan adalah bekerja keras dan jangan menyerah untuk menyuarakan hak kita. Intinya, harus terus diperjuangkan," lanjut Veronika.
 
Dalam webinar ini, para pembicara mengajak perempuan untuk menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri. Menurut mereka, perempuan harus menjadi bagian penting dari komunitas internasional.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif