Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim. (AFP)
Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim. (AFP)

Anwar Ibrahim Kecam Pemeriksaan Polisi atas Daftar Pendukung PM

Internasional anwar ibrahim politik malaysia Muhyiddin Yasin
Willy Haryono • 19 Oktober 2020 10:42
Bukit Aman: Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim mengecam pemeriksaan polisi atas daftar nama anggota parlemen yang mendukung dirinya untuk menjadi perdana menteri. Menurut Anwar, pemeriksaan tersebut adalah upaya "jahat" untuk mendorong dirinya mengungkap identitas semua orang di daftar tersebut.
 
Polisi telah memanggil Anwar untuk membantu penyelidikan daftar 121 nama anggota parlemen yang disebut-sebut mendukung upaya pengambilalihan kekuasaan dari PM Malaysia saat ini, Muhyiddin Yassin. Daftar nama itu telah beredar di media sosial Malaysia.
 
Anwar, yang menghabiskan waktu selama dua jam bersama tim investigator pada Jumat kemarin, menegaskan bahwa hanya Raja Malaysia yang berhak mengetahui identitas dari 121 anggota parlemen itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tidak berada di sini untuk mengungkap nama-nama, karena itu bukan urusan mereka," ungkap Anwar kepada awak media di Bukit Aman.
 
"Ini adalah urusan antara saya dan raja, Yang Dipertuan Agong," sambungnya, dilansir dari laman Asia One pada Senin, 19 Oktober 2020.
 
Menurutnya, desakan untuk mengungkap nama 121 anggota parlemen adalah sebuah upaya "jahat" dari pihak tertentu. "Sudah jelas ini adalah gangguan politik, dan ada semacam instruksi politik terhadap kepolisian," ucapnya.
 
Sabtu kemarin, Kepolisian Malaysia membantah adanya segala bentuk tekanan politik terkait pemanggilan Anwar.
 
"Investigasi dilakukan secara profesional tanpa ada tekanan politik atau instruksi dari partai mana pun," ungkap Kepolisian Malaysia.
 
Beberapa hari lalu, Anwar telah bertemu raja untuk menyerahkan daftar 121 nama anggota parlemen yang mendukungnya. Pihak kerajaan telah menerima daftar tersebut, dan akan memverifikasi kebenaran dari dukungan tersebut.
 
Baca:Raja Malaysia Peringatkan Politikus Jangan Mengacau saat Pandemi Covid-19
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif