Menlu Retno dalam peluncuran COVAX AMC Investment Opportunity./Youtube GAVI
Menlu Retno dalam peluncuran COVAX AMC Investment Opportunity./Youtube GAVI

Lewat COVAX, Menlu Retno Ajak Dunia Berinvestasi untuk Solidaritas Vaksin

Marcheilla Ariesta • 19 Januari 2022 23:21
Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, COVAX telah berhasil mengirimkan satu miliar dosis pertama vaksin covid-19. Keberhasilan ini membuktikan semangat multilateralisme tinggi di tengah pandemi.
 
"Capaian ini tidak mudah, COVAX mendapatkan banyak rintangan, namun akhirnya COVAX membuktikan bahwa multilateralisme turun terlebih dulu dan menguntungkan orang-orang di seluruh dunia," kata Retno dalam peluncuran COVAX AMC Investment Opportunity, Rabu, 19 Januari 2022.
 
Gavi-COVAX AMC 2022 Investment Opportunity diselenggarakan untuk memobilisasi pendanaan COVAX dengan mendorong investasi dari negara-negara dan lembaga donor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Retno mengatakan, ini merupakan keuntungan bekerja sama. Menurutnya, banyak negara mengedepankan solidaritas. Ia menambahkan, bagi banyak negara, COVAX merupakan jalur paling dapat diandalkan untuk mendapatkan vaksin.
 
Baca juga: WHO Tegaskan Lonjakan Kasus Covid-19 Dipicu Kesenjangan Akses Vaksin
 
"Tanpa COVAX, akan semakin banyak negara yang tidak mampu mencapai target vaksinasi yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Oleh karena itu, peran COVAX sangat penting," imbunya.
 
Meski demikian, pandemi masih jauh dari usai. Hal ini dibuktikan dengan adanya varian Omicron. Retno menegaskan, tidak ada yang aman.
 
"Setiap kita membutuhkan dorongan global yang ditingkatkan untuk mengalahkan covid-19," ungkapnya.
 
Retno menegaskan, sebagai co-chair COVAX AMC EG, ia menyerukan seluruh negara dan komunitas donor untuk mendukung COVAX melalui kesempatan investasi.
 
Menurutnya, ini bukan sekadar sumbangan, melainkan kepentingan bersama unutk memastikan COVAX menuntaskan misinya. Ia menambahkan, 2022 menjadi tahun pemilihan dan vaksinasi merupakan langkah pertama untuk mencapai tujuan tersebut.
 
"Sebagai ketua G20 tahun 2022, Indonesia akan memobilisasi kerja sama global yang lebih kuat untuk mempercepat pemulihan bagi semua, termasuk negara berkembang," pungkasnya.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif