Masyarakat Myanmar menuntut Aung San Suu Kyi dibebaskan./AFP
Masyarakat Myanmar menuntut Aung San Suu Kyi dibebaskan./AFP

Aung San Suu Kyi Serukan Persatuan di Masyarakat Myanmar

Internasional Myanmar Aung San Suu Kyi Kudeta Myanmar Junta Myanmar
Marcheilla Ariesta • 19 April 2022 08:15
Naypyidaw: Pemimpin terguling Myanmar Aung San Suu Kyi menyerukan persatuan di antara rakyatnya. Pernyataan Suu Kyi jarang didengar sejak penggulingannya dalam kudeta militer tahun lalu.
 
Suu Kyi kini diadili dengan tuduhan melakukan serangkaian pelanggaran termasuk melanggar undang-undang rahasia negara dan berbagai tuduhan korupsi, yang membawa hukuman penjara maksimum gabungan lebih dari 150 tahun.
 
"Aung San Suu Kyi mengatakan kepada orang-orang 'bersatu', untuk berdialog terbuka satu sama lain. 'Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda - berdiskusi dan berbicara dengan sabar," kata salah seorang sumber dilansir dari Malay Mail, Selasa, 19 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sumber itu tidak merinci mengapa peraih Nobel itu mendesak persatuan tetapi menambahkan bahwa itu bukan seruan untuk berdialog dengan junta.
 
Baca juga: Junta Myanmar Bebaskan 1.600 Orang, Tidak Termasuk Tahanan Politik
 
Sumber itu mengatakan, vonis akan dijatuhkan minggu depan atas tuduhan korupsi. Suu Kyi dituduh menerima suap uang tunai dan emas.
 
Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta 14 bulan lalu yang menggagalkan satu dekade reformasi demokrasi dan pencapaian ekonomi. Oleh kelompok hak asasi manusia dan PBB, militer dituduh melakukan kekejaman, meski mereka membantahnya.
 
Sementara itu, Suu Kyi dinyatakan bersalah atas beberapa pelanggaran akhir tahun lalu, dalam persidangan yang dilakukan secara tertutup.
 
Hingga kini, ia ditahan di lokasi yang tidak diketahui.
 
Pernyataan resmi tentang persidangan sangat jarang dan pengacara Suu Kyi menjadi subyek dari perintah pembungkaman. Junta mengatakan dia menerima proses hukum oleh pengadilan independen.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif