"APT harus menjadi bagian solusi penanganan pandemi," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
"Usulan pendirian APT Network untuk industri farmasi yang diusulkan Indonesia diyakini akan membantu kerja sama kawasan, termasuk di bidang riset dan produksi vaksin, dan membantu supply chain connectivity (konektivitas pasokan),” imbuhnya dalam jumpa pers virtual.
Selain itu, Indonesia juga mendorong didirikannya APT Task Force on Pandemic.
Tak hanya membahas peran APT dalam pandemi, Indonesia juga menyampaikan jika APT harus menjadi penggerak utama ketahanan ekonomi kawasan.
Menurutnya, perhatian perlu diberikan kepada SMSEs yang memberikan kontribusi sebesar 52-97 persen dari total pekerja di ASEAN. Bantuan kepada SMSEs sangat penting untuk mendorong bergeraknya ekonomi.
Retno menjelaskan negara anggota ASEAN menghormati komitmen tiga negara mitra ASEAN tersebut dalam mendirikan ASEAN Response Fund. Karenanya, imbuh Retno, Indonesia yakin APT masih dapat memainkan peran sebagai jangkar ketahanan kawasan.
"Termasuk pada masa sulit seperti saat ini, sebagaimana yang telah kita lakukan selama dua dekade lebih," pungkasnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
(FJR)











