Hal ini dijanjikan Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob dalam wawancara eksklusif dengan televisi nasional. Ia menekankan, begitu angka 90 persen tercapai, Malaysia akan terbuka hampir sepenuhnya.
"Saya yakin waktu perjalanan antarnegara semakin dekat, dan saya akan segera mengumumkan dimulainya kembali perjalanan antarnegara ketika tingkat vaksinasi (untuk populasi orang dewasa) mencapai 90 persen," ucap Ismail Sabri, dikutip dari Channel News Asia, Senin, 4 Oktober 2021.
"Ini kabar baik bagi semua orang Malaysia," lanjutnya.
Ia menyoroti dimulainya kembali perjalanan antarnegara bagian adalah kunci untuk meningkatkan sektor pariwisata domestik. Ismail Sabri menambahkan, langkah itu juga akan memungkinkan orang Malaysia bertemu kembali dengan keluarga di kampung halaman masing-masing.
Ismail Sabri juga menuturkan, setelah angka 90 persen tercapai, warga Malaysia akan bebas bepergian ke luar negeri tanpa harus mengajukan izin dari otoritas imigrasi melalui skema MyTravelPass.
Baca juga: Malaysia Pertimbangkan Cabut Larangan Perjalanan Bulan Depan
Skema ini diperkenalkan untuk melarang warga Malaysia bepergian ke luar negeri karena alasan yang tidak penting seperti pariwisata, untuk mengekang penyebaran covid-19.
Namun, warga Malaysia yang sedang belajar di luar negeri atau bepergian karena alasan bisnis masih dapat keluar dari negara tersebut dan masuk kembali dengan mendaftar melalui skema MyTravelPass.
"Ketika angka mencapai 90 persen tercapai, kami akan mengizinkan warga untuk bepergian ke luar negeri tanpa harus mengajukan MyTravelPass. MyTravelPass tidak akan digunakan lagi," serunya.
Hingga Sabtu lalu, 87,2 persen populasi orang dewasa di Malaysia telah menerima dua dosis vaksin covid-19. Data tersebut berdasarkan angka yang dikumpulkan Komite Khusus untuk Penyediaan Vaksin Covid-19.
Ketua Dewan Pemulihan Nasional Muhyiddin Yassin dilaporkan mengatakan, perjalanan antar negara bagian kemungkinan akan dilanjutkan pada pertengahan Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News