PM Singapura Lee Hsien Loong. (AFP)
PM Singapura Lee Hsien Loong. (AFP)

Singapura Segera Longgarkan Aturan Memakai Masker

Willy Haryono • 21 Agustus 2022 21:01
Singapura: Pemakaian masker hanya akan diwajibkan di moda transportasi publik dan rumah sakit atau klinik, ucap Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada Minggu, 21 Agustus 2022.
 
Dalam pidato Hari Nasional, PM Lee mengatakan bahwa situasi Covid-19 di Singapura sudah mulai stabil, sehingga melonggarkan aturan masker akan membantu mencegah "kelelahan pandemi" di tengah masyarakat.
 
"Tapi jangan lepas masker Anda saat ini," kata PM Lee, yang mengatakan bahwa detail-detailnya akan diumumkan gugus tugas Covid-19.
Saat ini, walau masker bersifat opsional di luar ruangan, pemakaiannya diwajibkan jika di dalam ruangan seperti pusat perbelanjaan.
 
Jika aturan terbaru sudah diberlakukan, maka pemakaian masker di Singapura akan bersifat opsional di sebagian besar area dalam ruangan. Masker nantinya hanya wajib dipakai di moda transportasi dan rumah sakit atau klinik di Singapura.
 
Untuk sekolah, murid dan guru tidak perlu memakai masker saat berada di dalam kelas.
 
"Anak-anak harus dapat melihat ekspresi wajah guru dan murid lainnya, yang merupakan hal penting bagi pembelajaran dan pertumbuhan mereka," tutur PM Lee, dilansir dari The Straits Times.
 
Sejumlah pakar di Singapura menyarankan bahwa sudah tidak perlu lagi ada aturan wajib memakai masker di dalam ruangan. Saran ini didasarkan pada fakta bahwa lebih dari 90 persen warga Singapura sudah divaksinasi, dan lebih dari separuh populasi Negeri Singa Putih sudah pernah terinfeksi Covid-19.
 
Baca:  Kasus Pertama, Balita Singapura Meninggal karena Covid-19
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif