Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha. Foto: Dok.Kemenlu RI
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha. Foto: Dok.Kemenlu RI

Kemenlu: 6 WNI Tewas saat Kecelakaan Perahu di Malaysia

Internasional malaysia indonesia-malaysia wni
Renatha Swasty • 21 September 2020 02:46
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI memastikan adanya enam warga negara Indonesia (WNI) yang ditemukan tewas saat hendak memasuki Malaysia secara ilegal. Keenam WNI itu masuk ke Malaysia dengan menumpang perahu.
 
Baca: Masuk Secara Ilegal, 6 WNI Ditemukan Tewas di Malaysia.
 
“KJRI Johor Bahru telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Imigrasi Kota Tinggi Malaysia untuk menindaklanjuti informasi penemuan enam jenazah terduga WNI,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu RI Judha Nugraha dalam pernyataan tertulisnya, Senin 21 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Berdasarkan informasi Kepolisian dan Imigrasi Malaysia, benar terdapat penemuan enam jenazah dimana lima diantara yang telah terindentifikasi identitasnya sebagai WNI. Mereka diduga berupaya masuk ke Malaysia secara ilegal menggunakan perahu dan kemudian mengalami kecelakaan,” imbuh Judha.
 
Sebelumnya Kepala Polisi Johor Bahru Datuk Ayob Khan Mydin Pitchay menegaskan bahwa, semua korban tewas ketika bermaksud memasuki wilayah Malaysia melalui jalur ilegal.
 
“Polisi menerima laporan mengenai penemuan ini dari militer Malaysia, sekitar pukul 9.40 pagi,” ujar Datuk Ayob Khan, seperti dikutip dari Berita Harian, Minggu 20 September 2020.
 
"Mayat mangsa ditemui regu penyelamat sekitar jam 1.00 siang. Mereka yang tewas adalah empat perempuan dan dua laki-laki dan diyakini warga Indonesia,” imbuhnya.
 
Ayob Khan berkata, semua mayat kemudiannya dibawa ke Hospital Sultan Ismail (HSI). Keenam mayat akan diautopsi dan diuji covid-19.
 
Lebih lanjut Judha menambahkan, disaat yang bersamaan, pihak Kepolisian Malaysia juga menangkap sembilan WNI yang selamat. Mereka diduga berasal dari perahu yang sama.
 
Judha menegaskan, KJRI Johor Bahru terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk penyelidikan lebih lanjut peristiwa mengenai kejadian ini, termasuk penanganan enam jenazah dan pendampingan kekonsuleran bagi sembilan WNI lainnya.
 
(REN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif