Wakil Sekretaris Jenderal PBB Amina J. Mohammed. (Ole Berg-Rusten / NTB / AFP)
Wakil Sekretaris Jenderal PBB Amina J. Mohammed. (Ole Berg-Rusten / NTB / AFP)

Pemimpin Dunia Harus Kembalikan SDGs 2030 ke Jalan yang Benar

Marcheilla Ariesta • 02 September 2023 16:37
Jakarta: Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030 dianggap sudah mulai keluar jalur. Sebagian pihak merasakan hal ini, terutama usai pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina.
 
Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua Kelompok Pembangunan Berkelanjutan PBB Amina J. Mohammed mengatakan, pihaknya terus mempromosikan agenda kebijakan untuk perdamaian negara anggota PBB.
 
"Sekretaris Jenderal PBB memaparkan visi aksi multilateral karena aksi di sejumlah bidang mulai dari penghapusan senjata nuklir hingga menawarkan visi reformasi mekanisme tata kelola global," ucap Amina dalam Global Town Hall 2023 secara virtual, Sabtu, 2 September 2023.
Perdamaian adalah kekuatan pendorong di balik pekerjaan PBB, ucap Amina, dan ancaman terhadap perdamaian saat ini menciptakan tuntutan baru bagi masyarakat global.
 
"Agenda perdamaian baru adalah upaya kami untuk memenuhi tuntutan tersebut di PBB," serunya.
 
Ia mendesak pemerintah negara anggota untuk memperdebatkan agenda baru perdamaian dan terlibat dengan usulan-usulannya. Hal ini dilakukan agar dapat disepakati pada Sidang Majelis Umum PBB akhir bulan nanti.
 
"Akhir bulan ini, para pemimpin dunia berkumpul untuk mencapai SDGs. Mereka harus menggunakan kesempatan ini untuk mengembalikan SDGs ke jalur yang benar," serunya.
 
Amina mengatakan, Sekjen PBB Antonio Guterres telah menulis surat yang mendesak pemerintah dunia untuk mengumumkan komitmen ambisius nasional dan global terhadap transformasi SDG pada KTT pada bulan September.
 
"Hal ini termasuk mendukung seruan stimulus SDG untuk segera meningkatkan pembiayaan jangka panjang yang terjangkau bagi negara-negara yang membutuhkan setidaknya $5 miliar per tahun," sambungnya.
 
Langkah ini, kata Amina, akan sangat membantu menutup pembiayaan dan investasi.
 
"Tujuh tahun yang tersisa untuk mewujudkan janji-janji dalam agenda tahun 2030. Ya, kita keluar jalur. Waktu Anda dipertaruhkan dan mari kita bersama-sama mengembalikannya ke jalan yang benar," ujar Amina.
 
"Bersama-sama sebagai kolektif warga negara yang peduli di seluruh dunia," pungkasnya.
 
Baca juga:  Pembiayaan Inovatif Dukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan RI
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif