Penyakit mulut dan kuku (PMK) kerap menjangkiti hewan ternak seperti sapi. Foto: Medcom.id
Penyakit mulut dan kuku (PMK) kerap menjangkiti hewan ternak seperti sapi. Foto: Medcom.id

Australia Gelontarkan Dana Rp103 Miliar Atasi Penyakit Mulu dan Kuku di Indonesia

Fajar Nugraha • 09 Agustus 2022 15:54
Canberra: Pemerintahan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah mengumumkan paket kerja sama baru di bidang biosekuriti senilai 10 juta dolar Australia atau sekitar Rp103 miliar. Dana itu nantinya akan digunakan untuk mendukung Indonesia dalam merespons wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan lumpy skin disease (LSD).
 
Paket tersebut diumumkan hari ini oleh Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Murray Watt di National Press Club. Melalui bantuan tersebut, menempatkan Australia sebagai penyedia vaksin tambahan serta dukungan konsultasi dan teknis untuk memperkuat langkah-langkah biosekuriti Indonesia.
 
Australia akan menyediakan alat pelindung diri dan disinfektan, melatih staf di lapangan, dan menyediakan keahlian biosekuriti untuk mengatasi wabah ini.
 
Menteri Watt mengatakan salah satu cara mencegah wabah di Australia adalah dengan mendukung Pemerintah Indonesia dalam upaya penghentian penyebaran PMK.
 
“Paket ini mencakup 4 juta dolar untuk penyediaan vaksin PMK dan LSD. Jumlah ini merupakan tambahan dari dukungan kepada Indonesia yang diumumkan sebelumnya. Termasuk 1 juta dosis vaksin PMK dan hampir setengah juta vaksin LSD yang telah dijalankan oleh Pemerintah Australia,” kata Menteri Watt, dalam keterangan tertulis Kedubes Australia, yang diterima Medcom.id, Selasa 9 Agustus 2022.
 
“Pemerintah Indonesia akan menyalurkan vaksin ini ke daerah-daerah yang paling membutuhkan. Kami juga telah menyertakan pendanaan awal sehingga Indonesia dapat menjalankan sistem identifikasi ternak,” imbuhnya.
 
Menteri Luar Negeri Penny Wong mengatakan, paket ini adalah salah satu wujud dari hubungan dekat antara Australia dan Indonesia.
 
“Indonesia adalah salah satu tetangga dan mitra terdekat kami di kawasan dan Pemerintah Australia ingin menawarkan bantuan apa pun yang memungkinkan saat ini,” tegas Menteri Wong.
 
“Menjaga biosekuriti kawasan kita adalah kepentingan bersama dan paket dukungan ini dibangun berdasarkan kerja sama kesehatan yang telah berlangsung lama termasuk melalui Kemitraan Ketahanan Kesehatan Australia Indonesia,” jelasnya.
 
“Kita berkomitmen untuk bekerja sama merespons ancaman bersama ini,” pungkas Wong.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif