Dikutip dari laman The Straits Times, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan bahwa Selangor berada di urutan teratas penyumbang infeksi harian Covid-19 tertinggi dengan 2.477 kasus. Setelahnya adalah Kuala Lumpur dengan 616 kasus, dan Kelantan 612.
Perlis, negara bagian terkecil di Malaysia, mencatat angka infeksi terendah dengan 7 kasus. Sementara di atasnya adalah Wilayah Federal Putrajaya dan Labuan dengan masing-masing 13 dan 133 kasus.
Sementara itu, Malaysia berencana membangun beberapa pusat vaksinasi super besar dengan menggandeng sejumlah dokter swasta. Rencana ini digaungkan dalam upaya meredam tingginya angka kasus harian Covid-19 di seantero negeri.
Menteri Sains Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan bahwa pemerintah berencana membangun lima pusat vaksinasi besar di sekitar ibu kota Kuala Lumpur. Dua pusat vaksinasi lainnya akan dibangun di Penang dan Johor.
Pemerintah Malaysia juga berencana melatih praktisi umum (GP) yang akan ditugaskan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga. Jamaluddin mengatakan, beberapa jenis vaksin Covid-19 membutuhkan penanganan berbeda dibanding vaksin lainnya.
Pusat-pusat vaksinasi di Malaysia diproyeksikan mampu menyuntkkan sekitar 40 ribu vaksin Covid-19 per hari. Nantinya, lanjut Jamaluddin, target itu akan terus dinaikkan hingga 150 ribu dosis per hari.
Menurut data Pemerintah Malaysia, hampir 6 persen dari total 32 juta warga Malaysia telah divaksinasi. Program vaksinasi ini akan terus digenjot seiring pemberlakuan kebijakan penguncian (lockdown) nasional Malaysia pada periode 1-14 Juni mendatang.
Baca: Kasus Covid-19 Meningkat, Malaysia Lockdown Penuh Mulai 1 Juni
Vaksin Slank untuk Indonesia
Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi."Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda